Jendela BarselaNanggroe Aceh

Banjir Terjang Desa Kuning I, Warga Panik Kemasi Barang

×

Banjir Terjang Desa Kuning I, Warga Panik Kemasi Barang

Sebarkan artikel ini
Banjir Terjang Desa Kuning I, Warga Panik Kemasi Barang
Banjir melanda Desa Kuning I Kecamatan Bambel, Agara. (Riko Hermanda/IndonesiaGlobal)

INDONESIAGLOBAL, ACEH TENGGARA – Hujan deras turun dengan intensitas tinggi di Kabupaten Aceh Tenggara, mengakibatkan jembatan di Desa Kuning I, Kecamatan Bambel, meluap ke jalan dan rumah warga.

Amatan IndonesiaGlobal, hujan mulai turun sejak pukul 18.00 WIB, menyebabkan sungai berada di Desa Kuning I meluap, air mulai menggenangi jalan lintas Nasional Kutacane-Medan, hingga rumah-rumah warga setempat.

ADVERTISEMENTS
BANNER

Diketahui, banjir itu terjadi akibat jembatan tersumbat material kayu gelondongan, dan batu-batuan.

Hingga kekinian, hujan masih terus mengguyur Kecamatan Bambel dan sekitarnya.

LIHAT JUGA:   Masyarakat Abdya, Deklarasi Dukung Bustami Sebagai Balon Gubernur Aceh

Di lokasi, satu warga setempat, Dinda Nadia menyebutkan banjir menggenangi jalan, arusnya cukup deras, sehingga air dengan cepat masuk ke dalam rumahnya.

Dia pun buru-buru membuat pembatas penghalang, agar air tidak masuk sepenuhnya ke dalam rumah. “Saya panik dan segera mengemas barang-barang agar tidak terkana banjir,” ungkap Dinda kepada IndonesiaGlobal, Sabtu 20 April 2024 malam.

Dia berharap pihak terkait, seperti BPBD segera mengatasi luapan air terjadi di jembatan Kuning I tersumbat itu, dengan harapan air tidak meluas ke rumah-rumah warga sekitar, katanya.

LIHAT JUGA:   Ribuan Peserta Ramaikan Jalan Sehat Peluncuran Pilkada 2024 di Langsa

Sementara itu, Kalaksa BPBD Aceh Tenggara, Nazmi Desky saat dikonfirmasi, untuk penanganan darurat, malam ini segera kita turunkan alat berat menutupi tanggul jebol itu.

Kata dia, kami akan berkordinasi dengan BWS dan BPJN untuk membantu dalam penanganan darurat ini.

“Saya sudah telepon langsung PPK BPJN, Alhamdulillah mereka juga sedang mengusahakan menurunkan alat berat ke jembatan kuning,” sebut Nazmi.

Selain itu, ujarnya, pihak kami juga akan berkoordinasi dengan kecamatan, membuat himbauan waspada banjir,” demikian. (MAG/Riko Hermanda)

Editor: VID