Jendela BarselaNanggroe Aceh

Peringati Hari Bumi, Mahasiswa UGL Aceh Lakukan Penghijauan

×

Peringati Hari Bumi, Mahasiswa UGL Aceh Lakukan Penghijauan

Sebarkan artikel ini
Peringati Hari Bumi, Mahasiswa UGL Aceh Lakukan Penghijauan
Penanaman pohon memperingati hari bumi sedunia tahun 2024. (Foto: Riko Hermanda/IndonesiaGlobal)

INDONESIAGLOBAL, ACEH TENGGARA – Memperingati Hari Bumi Sedunia Tahun 2024 yang jatuh pada tanggal 22 April 2024, Mahasiswa Universitas Gunung Leuser (UGL) Aceh melakukan penghijauan dengan penanaman pohon produktif di wilayah Kompas Desa Alur Baning, Kecamatan Babul Rahmah, Kabupaten Aceh Tenggara.

Penanaman pohon ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial lingkungan, untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat sebagai salah satu upaya UGL Aceh dalam mitigasi perubahan iklim.

ADVERTISEMENTS
BANNER

Mahasiswa UGL Aceh yang berdiri dari Bem Fakultas Pertanian, Bem Teknik, UKM Mapala, UKM Olahraga bekerjasama dengan Lembaga lingkungan Gentala, Macopala IAIN Langsa, Pascal UPU dan LSM LIRA Aceh Tenggara.

“Penanaman pohon sebanyak 317 pohon ini merupakan pohon produktif yang terdiri dari petai, durian dan jengkol,” kata Ketua Panitia Pelaksana Penanaman Pohon, Bastian Selian kepada IndonesiaGlobal, Senin 22 April 2024.

LIHAT JUGA:   Lepas Peserta Event KAE, Pj Bupati Syakir: Nikmatilah Indahnya Alam Agara

Bastian menyatakan, kegiatan penanaman pohon ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial lingkungan, dalam menjaga lingkungan dan perlindungan lingkungan.

“Ada sekitar 3 hektare luas lahan yang kita tanami pohon disekitar wilayah pengunungan Kecamatan Babul Rahmah. Dalam penanaman pohon didampingi langsung oleh Kepala Resort TNGL, Babinsa dan Kamtibmas wilayah setempat,” sebutnya

Pihaknya juga mengucapkan terimakasih kepada lembaga Forum Konservasi Leuser (FKL) telah menjadi Fasilitator dalam kegiatan penanaman pohon dalam rangka memperingati hari bumi sedunia.

Penanaman pohon ini dua sampai tiga tahun mendatang akan memberikan kenyamanan dan kualitas udara sehat bagi masyarakat setempat, sesuai dengan tema kita mari lestarikan bumi untuk generasi yang akan datang” ujarnya.

LIHAT JUGA:   Pemkot Langsa Gelar Pameran Temporer Museum Kota

Bastian menyebutkan, menjaga kelestarian bumi adalah tanggung jawab bersama sehingga harus peduli melalui aksi nyata seperti menanam pohon.

“Dengan tiga jenis pohon produktif yang kita tanam sangat bermanfaat untuk menjaga air dan tanah, jadi petani penggarap bisa memanfaatkan komoditas tersebut, sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” ungkapnya.

Mudah-mudahan dengan kegiatan ini kita bisa menumbuhkan kesadaran terhadap pemuda generasi bangsa penting nya menjaga hutan dan melestarikan hutan demi anak cucu kita di masa yang akan datang, demikian katanya dengan penuh harapan. (MAG/IndonesiaGlobal)

Editor: RAH