INDONESIAGLOBAL, LANGSA — Proyek Pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) PAUD Juara Kota Langsa, Aceh, tetap dikerjakan meski masa kontrak pelaksanaan berakhir pada 25 Desember 2025 lalu.
Proyek swakelola yang dibiayai melalui Bantuan Pemerintah Program Pembangunan USB PAUD di bawah Direktorat PAUD, Direktorat Jenderal PAUD Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah itu menelan anggaran Rp1.699.510.000 dari APBN Tahun Anggaran 2025.
Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan pembangunan USB PAUD Juara Langsa dijadwalkan berlangsung selama 126 hari kalender, terhitung sejak 22 Agustus hingga 25 Desember 2025. Proyek tersebut dikelola oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) dan berlokasi di Desa Matang Seulimeng, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa.
Namun fakta di lapangan menunjukkan aktivitas pembangunan masih berlangsung meski tenggat kontrak telah terlewati. Sejumlah pekerja terlihat tetap melakukan pekerjaan fisik di lokasi proyek.
Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya membenarkan kondisi tersebut. “Setelah akhir Desember, pekerja masih masuk. Sampai sekarang bangunannya belum selesai,” ujarnya kepada wartawan, Senin 19 Januari 2026.
Dikonfirmasi terpisah, Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) Afina Sari mengakui masa kontrak proyek telah berakhir. Namun, ia menyebut adanya perpanjangan waktu pekerjaan yang dilakukan secara lisan.
“Kontraknya diperpanjang kemarin secara lisan lewat Zoom meeting,” kata Afina.
Perpanjangan kontrak secara lisan terhadap proyek bernilai miliaran rupiah yang bersumber dari APBN tersebut menimbulkan tanda tanya, terutama terkait dasar administrasi, mekanisme pengawasan, serta kepatuhan terhadap ketentuan pengelolaan keuangan negara.
Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat dokumen resmi yang ditunjukkan kepada publik terkait addendum atau perpanjangan kontrak tertulis atas proyek tersebut.
Editor: VID












