Jakarta

Sudinhub Jakut Janji Tingkatkan Pengawasan Parkir Liar di Danau Sunter

×

Sudinhub Jakut Janji Tingkatkan Pengawasan Parkir Liar di Danau Sunter

Sebarkan artikel ini

INDONESIAGLOBAL, JAKARTA – Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Utara berjanji akan meningkatkan pengawasan parkir liar di kawasan Danau Sunter, di tengah masih ditemukannya kendaraan yang parkir sembarangan meski fasilitas parkir resmi telah disediakan dan imbauan telah berulang kali disampaikan.

Kepala Sudinhub Jakarta Utara, Rudi Saptari, menyatakan pihaknya akan menempatkan petugas serta unit derek untuk melakukan penertiban terhadap parkir liar di area tersebut.

“Pengawasan akan kita tingkatkan dengan menempatkan petugas dan unit derek untuk melakukan penertiban,” ujar Saptari saat dihubungi Indonesiaglobal, Sabtu 3 Januari 2026.

Selain penindakan, Sudinhub Jakarta Utara juga mengklaim telah melakukan koordinasi lintas instansi. “Kita juga berkoordinasi dengan Satpol PP dan UP Perparkiran untuk dilakukan sosialisasi dan imbauan secara terus menerus,” kata Saptari.

Namun, praktik parkir liar yang masih kerap terjadi di sekitar Danau Sunter menimbulkan pertanyaan terkait efektivitas pengawasan dan konsistensi penertiban di lapangan. Apalagi para juru parkir liar kerap marah jika diberikan Rp2 ribu hingga mematok harga parkir Rp5 ribu lebih dengan alasan setoran.

Ia menjelaskan bahwa area parkir resmi sebenarnya telah disiapkan bagi pengunjung Danau Sunter, baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Untuk roda dua dan empat ada di area GOR Sunter, dan di samping GOR Sunter. Jam operasional parkir di GOR Sunter sampai pukul 22.00, sedangkan di samping GOR Sunter untuk roda dua bisa 24 jam,” ujarnya.

Kendati demikian, kondisi di lapangan menunjukkan masih banyak pengunjung yang memilih parkir di lokasi terlarang, yang berpotensi mengganggu ketertiban umum dan kelancaran lalu lintas apalagi saat malam minggu.

Sudinhub Jakarta Utara juga menyebut telah melakukan upaya preventif melalui pemasangan spanduk dan banner imbauan. Meski demikian, keberadaan parkir liar yang masih terlihat terutama pada jam-jam ramai pengunjung mengindikasikan bahwa pendekatan imbauan belum sepenuhnya menimbulkan efek jera.

“Upaya berupa imbauan sudah kita lakukan agar pengunjung parkir di lokasi yang telah disediakan,” katanya.

Situasi ini mendorong harapan publik agar komitmen peningkatan pengawasan tidak berhenti pada pernyataan, melainkan diwujudkan melalui tindakan tegas dan berkelanjutan, sehingga kawasan Danau Sunter dapat tertata sesuai aturan yang berlaku.