INDONESIAGLOBAL, JAKARTA – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara akan menanggapi keluhan warga Tanjung Priok terkait maraknya peredaran rokok ilegal yang dijual secara terang-terangan di dekat kawasan pendidikan.
Warga, khususnya para ibu, mengeluhkan keberadaan pedagang rokok ilegal yang beroperasi hanya beberapa meter dari sejumlah sekolah seperti SDN Sungai Bambu 01, SD Strada, SMK Global Cendikia, SMK Barunawati, hingga SMPN 95 Jakarta. Kekhawatiran meningkat setelah beberapa orang tua menemukan bungkus rokok ilegal di kamar anak mereka.
“Pusing, anak saya dikasih uang jajan malah belinya rokok ilegal diam-diam. Mungkin karena harganya murah, jadi pelajar bisa ikut beli. Aparat harusnya bertindak, apalagi banyak yang jual dari pagi, sudah seperti sarapan rokok,” ujar seorang ibu saat berbincang dengan wartawan di salah satu warung kopi dekat SMK Global Cendikia, Selasa 2 Desember 2025.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat memastikan pihaknya tidak tinggal diam. Ia menegaskan akan segera melakukan pengecekan lapangan dan berkoordinasi dengan instansi terkait.
“Akan kami cek,” ujar Hendra Hidayat saat dihubungi Indonesiaglobal.
Pemerintah Kota juga menegaskan komitmennya menjaga lingkungan pendidikan agar tetap aman dan sehat dari aktivitas yang berisiko merusak generasi muda.
Dengan adanya respons cepat dari Wali Kota, masyarakat berharap penindakan di lapangan dapat segera dilakukan agar peredaran rokok ilegal di sekitar sekolah tidak lagi meresahkan warga.












