Jendela PantimmuraNanggroe Aceh

Rekanan Proyek Kampung Nelayan di Langsa Bersikap Tak Kooperatif saat Dikonfirmasi Wartawan

Avatar photo
×

Rekanan Proyek Kampung Nelayan di Langsa Bersikap Tak Kooperatif saat Dikonfirmasi Wartawan

Sebarkan artikel ini
Rekanan Proyek Kampung Nelayan di Langsa Bersikap Tak Kooperatif saat Dikonfirmasi Wartawan
Proyek Kampung Nelayan di Langsa. (Dok IndonesiaGlobal)

INDONESIAGLOBAL, LANGSA — Sikap tidak kooperatif ditunjukkan rekanan proyek Kampung Nelayan Merah Putih di Gampong Birem Puntong, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, saat ditemui wartawan pada Jumat 14 November 2025.

Perilaku itu muncul ketika wartawan IndonesiaGlobal menanyakan perkembangan pekerjaan setelah kunjungan tim Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ke lokasi tersebut di hari yang sama.

“Saya tidak bisa jawab. Bagaimana kami mau bekerja dalam kondisi seperti ini? Sekarang saya balik tanya, bagaimana kami bekerja dan apa solusinya?” kata Hidayat Rahmat, perwakilan rekanan dari PT Viola Cipta Mahakarya, dengan nada meninggi.

LIHAT JUGA:   Bahlil Klaim 97 Persen Listrik di Aceh Kembali Pulih, Warga: HOAX!

Hidayat juga menyebutkan bahwa rombongan KKP yang meninjau lokasi berjumlah 20 orang. “Ada sekitar 20 orang dari KKP yang datang,” ujarnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan progres pekerjaan proyek Kampung Nelayan Merah Putih telah mencapai sekitar 45 persen. Proyek tersebut dikerjakan oleh PT Viola Cipta Mahakarya selaku pelaksana dan CV Pelita Buana sebagai konsultan pengawas. Kontrak pekerjaan ditandatangani pada 11 September 2025.

LIHAT JUGA:   Bahlil Klaim 97 Persen Listrik di Aceh Kembali Pulih, Warga: HOAX!

Proyek bernilai Rp10,7 miliar tersebut merupakan bagian dari program prioritas nasional KKP, bersumber dari APBN 2025, dengan dasar kontrak bernomor B.5263/DJPT.6/PI.420/PPK/IX/2025.

Editor: VID