Jendela PantimmuraNanggroe Aceh

Proyek Rehabilitasi Puskesmas Langsa Barat Diduga Mandek Meski Kontrak Sudah Ditandatangani

Avatar photo
×

Proyek Rehabilitasi Puskesmas Langsa Barat Diduga Mandek Meski Kontrak Sudah Ditandatangani

Sebarkan artikel ini
Proyek Rehabilitasi Puskesmas Langsa Barat Diduga Mandek Meski Kontrak Sudah Ditandatangani
Proyek Rehabilitasi Puskesmas Langsa Barat Diduga Mandek Meski Kontrak Sudah Ditandatangani. (Dok IndonesiaGlobal)

INDONESIAGLOBAL, LANGSA — Proyek rehabilitasi Bangunan UPTD Puskesmas Langsa Barat yang tercatat dalam Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) diduga belum mulai dikerjakan meski kontraknya telah ditandatangani oleh Dinas Kesehatan Kota Langsa.

Pantauan IndonesiaGlobal pada 8 November 2025 menunjukkan tidak adanya aktivitas pembangunan di kawasan puskesmas tersebut. Area yang masuk dalam rencana rehabilitasi tampak belum mengalami perubahan. Hanya terlihat pembuatan saluran air di bagian belakang Instalasi Gawat Darurat (IGD), tanpa papan informasi proyek sebagaimana diwajibkan dalam pekerjaan yang menggunakan anggaran pemerintah.

pembuatan saluran air di bagian belakang Instalasi Gawat Darurat (IGD), tanpa papan informasi proyek
Tampak pembuatan saluran air di bagian belakang Instalasi Gawat Darurat (IGD) UPTD Puskesmas Langsa Barat, tanpa papan informasi proyek. (Dok IndonesiaGlobal)

Berdasarkan laman SPSE, paket Rehabilitasi Bangunan UPTD Puskesmas Langsa Barat telah selesai proses penandatanganan kontrak pada 7 November 2025. Pelaksana proyek adalah CV Langtam Timur Indonesia. Nilai pagu tercatat Rp 133.416.822 dengan nilai HPS Rp 133.405.366. Proyek tersebut menggunakan skema pengadaan langsung melalui APBD 2025.

Dalam dokumen pengadaan, uraian pekerjaan mencakup pekerjaan awal, pelebaran teras, perbaikan halaman, sanitasi, pengecatan, serta pekerjaan akhir. Namun hasil pengecekan lapangan belum menunjukkan kegiatan sebagaimana yang direncanakan.

IndonesiaGlobal telah berupaya meminta penjelasan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Langsa, dr. Muhammad Yusuf Akbar, sejak beberapa hari terakhir. Hingga Senin 10 November 2025, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan. Saat didatangi ke kantor dinas, staf menyebut Kepala Dinas sedang melakukan perjalanan dinas luar.

Editor: VID

LIHAT JUGA:   Bahlil Klaim 97 Persen Listrik di Aceh Kembali Pulih, Warga: HOAX!