INDONESIAGLOBAL, PIDIE JAYA — Kafilah Kota Langsa menorehkan hasil positif pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Aceh XXXVII Tahun 2025 yang digelar di Kabupaten Pidie Jaya. Total, Langsa berhasil memboyong 5 juara utama dan 6 juara harapan dari berbagai cabang perlombaan.
MTQ berlangsung selama tujuh hari, sejak 1 hingga 7 November 2025, dibuka oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan ditutup oleh Wakil Gubernur Aceh, Fadhullah. Pada malam penutupan, hadir Wakil Wali Kota Langsa, Muhammad Haikal Alfisyahrin, bersama jajaran Forkopimda Aceh serta kepala daerah se-Aceh.
Berdasarkan keputusan Dewan Hakim, Aceh Besar ditetapkan sebagai juara umum, disusul Banda Aceh di posisi kedua. Pidie Jaya sebagai tuan rumah meraih posisi ketiga, diikuti Pidie, Aceh Utara, Aceh Timur, Simeulue, Lhokseumawe, Bireuen, dan Aceh Selatan.
Pada kesempatan yang sama, panitia juga menetapkan Kabupaten Aceh Barat Daya sebagai tuan rumah MTQ Aceh ke-38 tahun 2027.
Wakil Gubernur Aceh, Fadhullah, menyatakan MTQ merupakan momentum penting untuk meneguhkan kembali kecintaan masyarakat Aceh terhadap Al-Qur’an. Ia menekankan pentingnya pembinaan qari dan qariah secara berjenjang mulai dari gampong hingga tingkat provinsi.
“MTQ bukan hanya ajang menunjukkan kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga sarana membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Plh. Kepala Dinas Syariat Islam Kota Langsa, Rika Mariska, melalui Koordinator Pelatih Kafilah Kota Langsa, Tgk Asnawi, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, total 11 trofi berhasil dibawa pulang dari berbagai cabang, termasuk kategori-kategori baru seperti Kaligrafi Digital.
Di antaranya, Latifah Hasibuan meraih Juara 1 Khat Digital Putri dan Sakhiya Aufa meraih Juara 1 Tilawah Anak-anak Putri. Sejumlah peserta lainnya juga menorehkan prestasi pada cabang khat, tilawah, tafsir, hingga tahfiz.
Tgk Asnawi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Langsa yang telah memberikan dukungan penuh. Ia berharap hasil tahun ini menjadi pemantik untuk semakin memperkuat pembinaan qari dan qariah di tingkat daerah.
“Terima kasih kepada seluruh peserta, pelatih, pembimbing, dan panitia yang telah bekerja keras. Semoga usaha dan dedikasi ini menjadi amal bagi kita semua,” ujarnya.












