Jakarta

Pemkot Jakut Sulap Lahan di Kolong Tol Flyover Sedayu Jadi Taman Mini

×

Pemkot Jakut Sulap Lahan di Kolong Tol Flyover Sedayu Jadi Taman Mini

Sebarkan artikel ini
Pemkot Jakut Sulap Lahan di Kolong Tol Flyover Sedayu Jadi Taman Mini
Foto: Taman Mini Konsep Perbukitan di Lahan Kosong di Bawah Kolong Tol Flyover Sedayu /Ist

INDONESIAGLOBAL, JAKARTA – Lahan kosong seluas 858 meter persegi yang berada di kolong Flyover Sedayu, RW 02 Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading, sebentar lagi akan menjelma menjadi ruang hijau yang indah. Lahan yang sebelumnya terlihat kumuh itu kini tengah ditata menjadi taman mini dengan konsep perbukitan, lengkap dengan beragam tanaman hias yang mempercantik suasana.

Pekerjaan penataan sudah mencapai 90 persen. “Saat ini, masih dalam proses pengerjaan dan sudah mencapai 90 persen, mudah-mudahan minggu depan sudah rampung. Lokasi ini menjadi target penataan kawasan di Kelurahan Pegangsaan Dua tahun 2025 triwulan III,” ujar Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kelurahan Pegangsaan Dua, Pitra Seva, dalam keterangannya yang diterima, Kamis 18 September 2025.

Keindahan taman ini lahir berkat sinergi lintas sektor. Kelurahan Pegangsaan Dua menggandeng jajaran Kecamatan Kelapa Gading, Sudin Bina Marga, Sudin SDA, Satpol PP, hingga dukungan pihak swasta melalui program CSR. “Kita kolaborasi dengan UKPD dan pihak swasta seperti halnya, CSR dari PT Gading Optima Lestari dan lain-lain,” ujar Pitra Seva.

LIHAT JUGA:   Diperas dan Dikunci di Mobil, Tim Patroli Polres Jakut Selamatkan Warga Asal Jambi 

Dalam pengerjaannya, enam hingga sepuluh petugas PPSU dikerahkan setiap hari. Mereka menjadi garda terdepan yang mengubah wajah kawasan kumuh menjadi taman asri. “Teman-teman PPSU yang turun langsung untuk melakukan kegiatan penataan. Dengan keahlian yang dimiliki, mereka langsung bergerak untuk menata lokasi ini agar menjadi indah, bersih, dan nyaman,” tambahnya.

Penataan ini sekaligus menjadi jawaban atas persoalan penguasaan lahan kosong yang selama ini membuat kawasan terlihat tak terurus. Tahun ini, lahan tersebut baru diserahterimakan kepada pemerintah sehingga bisa segera dibenahi. “Dengan adanya penataan kawasan, ia berharap akan semakin memperbanyak ruang terbuka hijau dan tidak ada lagi penguasaan lahan kosong yang menyebabkan lokasi terlihat kumuh. Tahun ini, lahan ini baru diserah terimakan atau BAST ke pemerintah sehingga baru bisa dibenahi,” terangnya.

LIHAT JUGA:   Rokok Ilegal di Jalan Gadang Mendadak Tutup, Warga Apresiasi Respon Cepat Walikota Jakut

Harapannya, kehadiran taman ini tidak sekadar mempercantik kota, tetapi juga menjadi ruang interaksi warga. “Setelah rampung pengerjaan, saya mengharapkan kepada masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat kawasan ini. Pastinya, ini akan menjadi tempat berinteraksi sosial masyarakat. Bukan hanya digunakan tapi juga harus dijaga dan dirawat bersama-sama biar tamannya tetap terpelihara dengan baik,” imbau Pitra Seva.

Taman mini bernuansa perbukitan ini kelak akan menjadi oase baru di tengah padatnya kawasan Kelapa Gading, sebuah bukti nyata bahwa ruang kosong bisa disulap menjadi tempat yang memberi manfaat bagi masyarakat luas.

Editor: R Wahyudi