Jendela PantimmuraNanggroe Aceh

Proyek Irigasi di Aceh Tamiang Diduga Asal-asalan, LAKI Desak APH Usut

Avatar photo
×

Proyek Irigasi di Aceh Tamiang Diduga Asal-asalan, LAKI Desak APH Usut

Sebarkan artikel ini
Proyek Irigasi di Aceh Tamiang Diduga Asal-asalan, LAKI Desak APH Usut
Proyek rehabilitasi jaringan irigasi di Gapang Seuneubok Punti, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang. (Dok IndonesiaGlobal)

INDONESIAGLOBAL, LANGSA – Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kota Langsa, desak aparat penegak hukum (APH) untuk mengusut dugaan kejanggalan dalam proyek rehabilitasi jaringan irigasi di 11 kabupaten/kota di Aceh.

Ketua LAKI Langsa, Tamizi, menilai proyek senilai Rp80 miliar bersumber dari APBN 2025 itu, berpotensi merugikan negara karena dikerjakan asal-asalan.

Kata dia, negara sudah mengucurkan anggaran besar, tapi kualitasnya mengecewakan. Seperti di Aceh Tamiang, pekerjaan rehabilitasi irigasi di Gampong Seuneubok Punti, Kecamatan Manyak Payed, terlihat hanya coran tipis. Itu pasti cepat rusak,” tukas Tamizi kepada IndonesiaGlobal, Rabu 10 September 2025.

Diduga Asal Jadi, Rehabilitasi Irigasi Aceh Tamiang Habiskan Rp80 Miliar Lebih
Papan Informasi Proyek. (Dok IndonesiaGlobal)

Dia meminta Kejati Aceh, pun kepolisian segera melakukan pemeriksaan mendalam terhadap proyek dimaksud.

Diketahui, proyek rehabilitasi jaringan irigasi ini dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Ditjen Sumber Daya Air, SNVT Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air Sumatera I Provinsi Aceh.

Editor: Dep

LIHAT JUGA:   Proyek Irigasi Rp80 Miliar di Aceh Tamiang Diduga Asal-Asalan