INDONESIAGLOBAL, ACEH BESAR – Kemudahan mendapat akta kelahiran diberikan Prajurit Kavaleri 11/Walet Setia Cakti (WSC), bagi Warga Gampong Moniken Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar.
Warga cukup melengkapi dan menyerahkan syarat kepada prajurit militer khusus yang bertempur menggunakan kendaraan lapis baja atau tank tersebut untuk mendapat akta kelahiran secara gratis.
“Program ini kita gelar dalam rangka menyambut HUT Ke-75 Korp Kavaleri pada 9 Februari 2025 mendatang. Semoga membantu warga, khususnya yang belum memiliki akta kelahiran,” ungkap Komandan Kavaleri 11/MSC, Kapten Kav Syahrial Andrinata, Sabtu 2 November 2024.
Untuk pembuatan akta kata Syahrial, Kompi Kavaleri 11/WSC bekerjasama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Wil. II Aceh Besar.
Petugas dari dua instansi ini melaksanakan anjangsana berkunjung kerumah-rumah di sekitaran wilayah Kompi Kavaleri 11/Walet Setia Cakti. “Ini upaya kita untuk mengetahui langsung apabila ada masyarakat yang belum mempunyai akta. Jadi prosesnya bisa cepat, ” tegas Syahrial, seraya menjelaskan untuk kemudahan itu warga tidak dipungut biaya alias gratis.
“Warga cukup melengkapi dan menyerahkan persyaratan pembuatan akta kepada petugas yang berkunjung ke rumah-rumah warga.” Adapun syarat yang harus diserahkan diantaranya, surat keterangan kelahiran dari Rumah Sakit/Polindes/Puskesmas, Fotocopy Kartu Keluarga (KK).
Kemudian, Fotocopy Ktp orang tua, Fotocopy buku atau surat keterangan Nikah dari KUA dilegalisir, Fotocopy KTP Elektronik dua orang saksi dan Fotocopy Ijazah (TK, SD, SMP, SMA). “Setelah persyarat lengkap, nanti kami yang akan mengurus ke Disdukcapil setempat,” ungkapnya.
Tak hanya di Aceh Besar, lanjut dia, program serupa juga digelar seluruh satuan Kavaleri di Indonesia. Masyarakat di imbau memanfaatkan program tersebut, agar memiliki dokumen keluarga yang lengkap. “Sekali lagi, ini bertujuan untuk membantu masyarakat di sekitar satuan Kavaleri seluruh Indonesia yang belum memiliki akta kelahiran.
“Jadi kami minta masyarakat memanfaatkannya. Program ini akan kita gelar hingga 1 Februari 2025,” tutup Syahrial. (*)
Kontributor Aceh Besar: Win












