Jakarta

Puncak Bogor Cianjur Pekan ini Bebas Lenggangkangkung

×

Puncak Bogor Cianjur Pekan ini Bebas Lenggangkangkung

Sebarkan artikel ini
Foto: Kondisi Puncak Bogor pekan lalu. (Adnan NS/IndonesiaGlobal

INDONESIAGLOBAL, BOGOR – Akibat traumatis dengan “kemacetan horor”, pekan lalu di kawasan Puncak Bogor-Cianjur. Sabtu dan Minggu 21-22 September 2024, justeru jalan nya bebas melenggangkangkung.

Sebaliknya kendaraan roda dua dan empat yang keperluan melintas mencicipi hawa sensasi puncak dan warga yang hendak menuju kawasan Cipanas, Cianjur Jawa Barat dan sekitarnya, mengambil jalan alternatif.

Amatan IndonesiaGlobal kemarin dan petang ini, para pengunjung memasuki lintasan perkampungan Ciawi-Tapos Puncak, Ciawi-Bendungan.Muara jalan alternatif ini bisa tembus ke Cipayung, Mega Mendung, Pasar Cisarua dan Taman Safari, Sentul Atta’un dan lainnya.

LIHAT JUGA:   Polsek Pademangan Tangkap Komplotan Maling HP saat Konser Gesrek di Ancol

Pengalihan pengunjung dua hari terakhirnya justeru mengundang kemacetan baru di perbukitan padat penduduk. Sementara jalan utama ujung Tol Jagorawi Puncak via pertigaan Dago, justeru kendaraan dan warganya bebas melenggangkangkung di jalanan, yang biasa padat merayap.

Kemarin itu hanya pengemudi yang menggunakan jasa Map Road saja yang menikmati kelenggangan jalur puncak. Padahal Map selalu memberikan informasi sangat jelas tentang route riil jalur mana pun dan kapan pun.

Foto: Kondisi Puncak Bogor hari Minggu 21 September 2024. (Dok. IndonesiaGlobal)

Begitu pun rada aneh juga, meskipun route puncak tidak “tersumbat” lagi dengan kendaraan, namun pihak polisi lalulintas memberlakukan pola buka-tutup juga. Sementara kendaraan yang lalu lalang lancar- lancar saja.

LIHAT JUGA:   Salurkan Bantuan, Panti Sosial Putra Utama 2 Panjatkan Doa Untuk Bareskrim Polri
Baru Berita Jika Tak Macet

Pemandangan tidak terjadi kemacetan di jalur utama puncak ini sangat langka terjadi sebut Rizal warga setempat. Biasanya jalur ini saban hari selalu penuh sesak, bagaikan ikan Pepes.Baik itu kendaraan naik maupun yang turun selama hampir 48 jam.”Bukan kawasan puncak jika tidak macet dan kalau macet itu bukan berita, tapi tidak macet itu barita”, sebutnya lagi.

Area kuliner, warung dan pedagang asongan serta pusat oleh-oleh jadi sepi dua hari ini.