INDONESIAGLOBAL, BOGOR – Akibat traumatis dengan “kemacetan horor”, pekan lalu di kawasan Puncak Bogor-Cianjur. Sabtu dan Minggu 21-22 September 2024, justeru jalan nya bebas melenggangkangkung.
Sebaliknya kendaraan roda dua dan empat yang keperluan melintas mencicipi hawa sensasi puncak dan warga yang hendak menuju kawasan Cipanas, Cianjur Jawa Barat dan sekitarnya, mengambil jalan alternatif.
Amatan IndonesiaGlobal kemarin dan petang ini, para pengunjung memasuki lintasan perkampungan Ciawi-Tapos Puncak, Ciawi-Bendungan.Muara jalan alternatif ini bisa tembus ke Cipayung, Mega Mendung, Pasar Cisarua dan Taman Safari, Sentul Atta’un dan lainnya.
Pengalihan pengunjung dua hari terakhirnya justeru mengundang kemacetan baru di perbukitan padat penduduk. Sementara jalan utama ujung Tol Jagorawi Puncak via pertigaan Dago, justeru kendaraan dan warganya bebas melenggangkangkung di jalanan, yang biasa padat merayap.
Kemarin itu hanya pengemudi yang menggunakan jasa Map Road saja yang menikmati kelenggangan jalur puncak. Padahal Map selalu memberikan informasi sangat jelas tentang route riil jalur mana pun dan kapan pun.

Begitu pun rada aneh juga, meskipun route puncak tidak “tersumbat” lagi dengan kendaraan, namun pihak polisi lalulintas memberlakukan pola buka-tutup juga. Sementara kendaraan yang lalu lalang lancar- lancar saja.
Baru Berita Jika Tak Macet
Pemandangan tidak terjadi kemacetan di jalur utama puncak ini sangat langka terjadi sebut Rizal warga setempat. Biasanya jalur ini saban hari selalu penuh sesak, bagaikan ikan Pepes.Baik itu kendaraan naik maupun yang turun selama hampir 48 jam.”Bukan kawasan puncak jika tidak macet dan kalau macet itu bukan berita, tapi tidak macet itu barita”, sebutnya lagi.
Area kuliner, warung dan pedagang asongan serta pusat oleh-oleh jadi sepi dua hari ini.












