INDONESIAGLOBAL, SUMUT – Dugaan indikasi penyelewengan anggaran PON XXI Aceh-Sumut, DPP Ikatan Mahasiswa Olahraga Indonesia (IMORI) gelar Konferensi Pers (Konpres), Minggu petang 15 September 2024.
Dihadiri Ketua Umum IMORI, Gurky Sembiring di dampingi Sekretaris Jendral Ainun Samidah, konpres itu digelar di Warkop Mie Aceh Blessings Jaya, Jalan Tuasan, nomor 77, Kelurahan Sidoarjo, Kecamatan Medan Tembung.
Saat konpres, Ketua Umum IMORI, Gurky meyampaikan tuntutan indikasi dugaan korupsi dimaksud, yaitu:
1. Adanya indikasi penyelewengan dan korupsi anggaran dalam persiapan dan pelaksanaan PON XXI Aceh-Sumut 2024, seharusnya digunakan untuk akomodasi, transportasi dan fasilitas atlet.
2. Honor panitia dan/atau Liaison Officer (LO) tidak sesuai ketentuan lampiran surat Menteri Keuangan RI nomor S- 541/ΜΚ.02/2024 tentang Honorium penyelenggaraan PON XXI Tahun 2024 di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara, tidak sesuai dengan berkas penandatanganan honorium panita dan/atau LO di lapangan.
3. Indikasi mark up harga makanan dan snack di wilayah Aceh dan Sumut, berdasarkan laporan dari berbagai sumber yang menyebutkan adanya ketidaksesuaian antara harga makanan dan snack disajikan kepada kontingen, dibandingkan dengan harga pasar.
4. Dugaan kelalaian dalam pembangunan Venue PON, pembangunan venue PON mengalami keterlambatan dan tidak sesuai spesifikasi telah ditetapkan yang menimbulkan ketidak nyamanan bagi para atlit dan penonton.
5. Pengadaan gelang masuk venue, menyebabkan pemborosan anggaran dan dampak negatif bagi lingkungan dan ketidak sesuaian rencana regulasi dan fakta penggunaan di lapangan.
Terkait hal itu, maka IMORI akan terus mengawal PON XXI Aceh-Sumut 2024, dan menyerahkan rekomendasi pengawalan kepada pihak berwenang, seperti KPK, BPK, Bareskrim Mabes Polri, agar ditindaklanjuti, dan tidak ada lagi kejadian serupa pada pesta olahraga di Indonesia ke depan, tegas Gurky Sembiring.
Untuk diketahui, Ikatan Mahasiswa Olahraga Indonesia (IMORI) adalah organisasi mahasiswa diikuti oleh mahasiswa olahraga di seluruh Indonesia, berdiri pada 12 Mei 2007, dan sudah terbentuk di 28 Provinsi seluruh Indonesia.
Penulis: Malik/Kontributor Sumut
Editor: DEP












