Jendela BarselaKesehatanNanggroe Aceh

Akibat Kelangkaan Obat di Puskesmas, Ketua Pukat Asel Minta Pj Bupati Copot Jabatan

×

Akibat Kelangkaan Obat di Puskesmas, Ketua Pukat Asel Minta Pj Bupati Copot Jabatan

Sebarkan artikel ini
Akibat Kelangkaan Obat di Puskesmas, Ketua Pukat Asel Minta Pj Bupati Copot Jabatan
Foto : Kelangkaan obat, Ketua Pukat Asel minta PJ Bupati copot jabatan. (Ilham/indonesiaGlobal)

INDONESIAGLOBAL, ACEH SELATAN – Sejak akhir Mei 2024, Puskesmas di Kabupaten Aceh Selatan, mengalami kelangkaan obat, akibatnya pasien harus membeli di Apotik biaya sendiri.

“Tentunya itu sangat memprihatinkan, terutama bagi pasien kurang mampu, apalagi mengingat harga obat di apotik tidaklah murah,” ungkap Ketua Pusat Kajian Analisis Transaksi Aceh (Pukat) Aceh Selatan, Adi Furqan, kepada IndonesiaGlobal, Kamis 25 Juli 2024.

Kata dia, kelangkaan obat sangat berpegaruh, dan dampaknya sangat terasa bagi keluarga pasien yang tidak mampu membeli obat, ditambah kondisi ekonomi Aceh Selatan saat ini tidak menentu.

LIHAT JUGA:   Terapkan Work Life Balance, BRI KC Tangerang Ahmad Yani Gelar Olahraga Rutin

“Saya sangat menyayangkan kondisi ini terus terjadi, hampir setiap tahun dan tidak pernah dicarikan solusinya, padahal kita sama-sama tau ketentuan pelayanan kesehatan adalah hal pertama dan telah diatur oleh undang-undang,” ungkap Adi Furqan.

Menurutnya, pemerintah daerah lebih mengedepankan kegiatan seremonial dan kegiatan fisik, sebenarnya tidak perlu dipaksakan.

Pemerintah daerah, di bawah Penjabat Bupati Aceh Selatan, dinilai Adi tidak ada terobosan jelas terhadap pelayanan kesehatan, dan kepedulian terhadap kepentingan masyarakat banyak.

“Fakta itu terlihat dari kekurangan obat sudah berlangsung di beberapa bulan terakhir ini. Kita meminta kepada Mendagri untuk segera mencopot Pj Bupati karena tidak ada prestasi bisa kita banggakan,” tukas Adi.

LIHAT JUGA:   Bahlil Klaim 97 Persen Listrik di Aceh Kembali Pulih, Warga: HOAX!

Sementara itu, Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Aceh Selatan Yuhelmi dikonfirmasi, Kamis 25 Juli 2024, via telfon WhatsApp, mengaku belum mengetahui hal itu, sebab baru ditunjuk sebagai Plt sejak beberapa minggu lalu.

Pun demikian, dia berjanji akan terus mengevaluasi ke depannya, dan berbuat terbaik bagi kepentingan masyarakat. “Terutama di bidang kesehatan,” tutup Kadinkes Aceh Selatan itu. (MAG)