JakartaPWI

Gandeng SIWO Jaya, Pokja PWI Walikota Jakut Akan Gelar Fun Bike 2024

×

Gandeng SIWO Jaya, Pokja PWI Walikota Jakut Akan Gelar Fun Bike 2024

Sebarkan artikel ini
Gandeng SIWO Jaya, Pokja PWI Walikota Jakut Akan Gelar Fun Bike 2024
Seksi Wartawan Olahraga PWI DKI Jakarta (Siwo Jaya) menjalin kolaborasi dengan Kelompok Kerja PWI Kantor Walikota Jakarta Utara untuk menggelar Fun Bike. (Foto Ist)

INDONESIAGLOBAL, JAKART – Seksi Wartawan Olahraga PWI DKI Jakarta (Siwo Jaya) menjalin kolaborasi dengan Kelompok Kerja PWI Kantor Walikota Jakarta Utara untuk menggelar Fun Bike.

Kegiatan Fun Bike ini rencananya dibuka untuk komunitas dan masyarakat umum dalam rangka merayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia pada bulan Agustus mendatang.

ADVERTISEMENTS
BANNER

Ketua Siwo Jaya, Rialiani Rering mengapresiasi dan menyambut baik kerjasama antara Pokja PWI Walikota Jakarta Utara. “Kami mengapresiasi rencana kerja sama ini,” ujar Rialini di Markas PWI Jaya, Gedung Prasada Sasana Karya, Jln Suryopranoto 8, Jakarta Pusat Jumat 5 Juli 2024.

LIHAT JUGA:   Sambut Hut RI, Pokja PWI Wali Kota Jakut Matangkan Pergelaran Fun Bike

Pihaknya akan mengajak beberapa instansi terkait untuk menggaungkan event tersebut di lima ilayah DKI Jakarta.

“Kami akan berkoordinasi dengan Disorda DKI Jakarta,” papar Nonnie Rering, sapaan akrab ketua Siwo Jaya.

Merespon sambutan itu, Ketua Pokja PWI Kantor Walikota Jakarta Utara, Sunarno mengatakan kolaborasi kali ini akan menjadikan Fun Bike yang sudah menjadi agenda tahunan semakin besar dan meriah.

“InsyaAllah kolaborasi ini akan membuat kegiatan Fun Bike yang sudah menjadi agenda tahunan ini semakin besar,” ujar Sunarno.

LIHAT JUGA:   Sambut Hut RI, Pokja PWI Wali Kota Jakut Matangkan Pergelaran Fun Bike

Pria yang kerap disapa Narno mengungkapkan, Pokja PWI Kantor Walikota Jakarta Utara sebelumnya telah sukses menggelar kegiatan Fun Bike dengan rute dari Stadion JIS ke Kantor Walikota Jakarta Utara yang diikuti 500 lebih peserta.

“Semula kami menargetkan sebanyak 200 atau 300 peserta. Ternyata, pada saat pelaksanaan jumlahnya membengkak hampir 500 peserta lebih, karena kami tidak mengutip biaya pendaftaran peserta,” kata Sunarno.