HukumJendela AlaNanggroe Aceh

Tim Intelijen Kodim Abdya, Sikat Bandar Dan Pemakai Narkoba

×

Tim Intelijen Kodim Abdya, Sikat Bandar Dan Pemakai Narkoba

Sebarkan artikel ini
Tim Intelijen Kodim Abdya, Sikat Bandar Dan Pemakai Narkoba
Tim Intelijen TNI dari satuan Kodim 0110/Abdya, amankan tiga orang pemuda terduga pelaku tindak pidana narkoba jenis sabu. (Dok Kodim Abdya)

INDONESIAGLOBAL, ABDYA – Tim Intelijen TNI dari satuan Kodim 0110/Abdya, amankan tiga orang pemuda terduga pelaku tindak pidana narkoba jenis sabu, di Desa Tengah, Kecamatan Manggeng, Kamis 27 juni 2024 malam.

Adapun tiga pemuda diamankan itu, yakni insial Al, 30 tahun, warga Desa Pante Perak, Kecamatan Manggeng, diduga sebagai pengedar.

ADVERTISEMENTS
BANNER

Kemudian, AAR, 31 tahun, pengguna, warga Desa Padang, Manggeng dan inisial FR, 20 tahun, warga Desa Pante Geulima, Labuhan Haji Barat, Aceh Selatan.

Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Beni Maradona, melalui Dan Unit Intelijen Lettu Inf Bakhtiar, pengungkapan kasus itu bermula dari laporan masyarakat di salah satu rumah wilayah setempat, kerab dilakukan pesta sabu.

LIHAT JUGA:   Satu Rumah Berkonstruksi Kayu Ludes Terbakar di Agara

Dalam penggerebekan tadi malam, kata dia, anggota kita didampingi langsung perangkat desa dan warga, imbuhnya, Jumat 28 Juni 2024.

Den Unit Intel Kodim itu menjelaskan, dari penggerebekan pihaknya berhasil mengamankan tiga orang pelaku, beserta barang bukti.

“Di antaranya, satu bong alat hisap lengkap bersama dua kaca pirex, satu paket sabu sisa pakai seberat 0,5 gram.” Lalu, dua ikat plastik/pembungkus paket sabu, dua korek api, satu gunting, tiga unit handphone, uang tunai senilai Rp1,6 juta dan satu unit mobil jenis Brio Satya, BL 1877 VK.

LIHAT JUGA:   Pj Bupati Simeulue, Launcing Internet Statelit

Hasil pengembangan, kata Bakhtiar, tiga pemuda ini mengakui telah melakukan pesta sabu. “Salah satu pelaku, AI, mengaku sejak tahun 2019, dia bagian dari sindikat pengedar narkoba, antar kabupaten,” katanya.

Dari pengakuan, bekas napi kasus sabu ini, dia menyatakan pernah memperjualbelikan barang haram ini, mulai dari Aceh Selatan, Nagan Raya, hingga Lhokseumawe Aceh Utara.

“Operasi peredaran barang haram itu, bahkan melibatkan jaringan napi di salah satu Lapas di Aceh.” Kekinian, tiga pelaku dan barang bukti itu, berada di Kodim 0110 Abdya, selanjutnya akan diserahkan ke kepolisian guna pengembangan lebih lanjut. (Mimi/Kontributor Barsela)

Editor: DEP