Jendela PantimuraNanggroe Aceh

PT PEMA Diduga Tak Laksanakan Temuan Gakkum Terkait Sulfur

×

PT PEMA Diduga Tak Laksanakan Temuan Gakkum Terkait Sulfur

Sebarkan artikel ini
PT PEMA Diduga Tak Laksanakan Temuan Gakkum Terkait Sulfur
Lokasi Sulfur milik PT Pembangunan Aceh (PEMA) disimpan di Kuala Langsa. (Dok IndonesiaGlobal)

INDONESIAGLOBAL, LANGSA – PT Pembangunan Aceh (PEMA) belum melaksanakan temuan Gakkum Sumut, terkait sulfur disimpan di Kuala Langsa.

Menurut Informasi diperoleh IndonesiaGlobal, Gakkum Sumut menemukan beberapa item terkait penyimpanan sulfur di Kuala Langsa, salah satunya diwajibkan untuk memasang terpal atau tenda.

ADVERTISEMENTS
BANNER

Pengamatan di lokasi, Senin 24 Juni 2024, tempat penyimpanan belerang itu masih terlihat seperti sebelumnya, bahkan pagar dikelilingi sulfur sudah patah.

Tampak Sulfur berceceran di sepanjang lantai pelabuhan Kuala Langsa. (Dok IndonesiaGlobal)
Tampak Sulfur berceceran di sepanjang lantai pelabuhan Kuala Langsa. (Dok IndonesiaGlobal)

Tidak hanya itu, jaring-jaring di pagar sudah robek atau koyak, air disamping itupun juga sudah mulai berminyak dan rerumputan terlihat sudah kekuningan.

Terlihat, belerang disimpan tampa atap itu, sudah berceceran di sepanjang lantai pelabuhan Kuala Langsa. Ditepi pantai, sejumlah batu juga sudah tampak mulai kekuningan.

Tampak sejumlah batu Ditepi pantai sudah mulai kekuningan. (Dok IndonesiaGlobal
Tampak sejumlah batu ditepi pantai sudah mulai kekuningan. (Dok IndonesiaGlobal

Diketahui, sulfur milik PT PEMA itu, dilepaskan perdana keluar Langsa, menuju Provinsi Riau, pada 20 April 2024 lalu.

Tampak air disamping Sulfur sudah mulai berminyak dan rerumputan terlihat kekuningan. (Dok IndonesiaGlobal)
Tampak air disamping Sulfur sudah mulai berminyak dan rerumputan terlihat kekuningan. (Dok IndonesiaGlobal)

Sebelumnya diberitakan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Langsa, mengakui temuan Gakkum, terkait sulfur milik PT PEMA disimpan di Kuala Langsa.

Kepada IndonesiaGlobal, Jumat 14 Juni 2024, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Langsa, Ade Putra Wijaya Siregar membenarkan temuan Gakkum terhadap sulfur milik PT PEMA disimpan di Kuala Langsa itu.

Kata dia, memang ada temuan Gakkum terhadap sulfur milik PT PEMA, dan sudah kita terima dokumen temuan dimaksud.

Ade yang baru dilantik sebagai kepala DLHK Langsa, diwawancarai di Merdeka Cafe, berjanji pihaknya akan terus melakukan pengawasan temuan Gakkum, terhadap sulfur PT PEMA.

LIHAT JUGA:   Polres Ajaya Gelar Pencanangan Pembangunan Zona Integritas

“Kita akan terus melakukan pengawasan terhadap temuan beberapa item dari Gakkum itu,” tutur Ade.

Dia juga menyebutkan, ada salah satu item dari temuan Gakkum terhadap sulfur milik PT PEMA itu, diwajibkan memasang terpal atau tenda.

Namun, jika memang pihak perusahaan tidak menginginkan temuan Gakkum tersebut, maka kita akan menonaktifkan izinnya.

LIHAT JUGA:   Dirlantas Akan Tindak Truk Tangki Penyebab Tumpahan CPO di Jalan

Disinggung terkait draf temuan Gakkum terhadap sulfur milik PT PEMA, dia pun enggan menjelaskan secara detail, dan tidak mau memberikan terkait draf temuan dimaksud.

“Saya tanya dulu sama Gakkum, apa boleh draf itu disebarluaskan,” katanya, menjelaskan bahwa memperoleh data dari Gakkum sudah dikasih DLH Langsa, itu harus sesuai SOP,” tutup Ade.

Editor: VID

LIHAT JUGA:   Dua Calon Wali Kota Langsa dan Elemen Masyarakat, Kolaborasi di Meja Kopi