Jendela BarselaNanggroe Aceh

MPG Mengadakan Latihan Darurat Kebakaran Sistem Penanganan Batubara

×

MPG Mengadakan Latihan Darurat Kebakaran Sistem Penanganan Batubara

Sebarkan artikel ini
MPG Mengadakan Latihan Darurat Kebakaran Sistem Penanganan Batubara
Dok PT Meulaboh Power Generation.

INDONESIAGLOBAL, NAGANRAYA – Pada tanggal 20 Juni, PT Meulaboh Power Generation mengadakan latihan darurat kebakaran pada sistem pengangkutan batubara, dengan mengusung tema dari latihan tersebut “Sabuk pengangkut batubara C-3 terbakar”.

Kegiatan juga dihadiri General Manager MPG Liu Pengju mengamati latihan tersebut di lokasi, dan Chief Engineer Hao Runtian bertindak sebagai konduktor umum latihan tersebut.

ADVERTISEMENTS
BANNER

Latihan disimulasikan dengan detail, Pada pukul 16:30 tanggal 20, petugas jaga pengangkut batubara MPG, Fadel, menemukan selama pemeriksaan bahwa sabuk pengangkut batubara C-3 berasap dan terbakar.

Fadel segera menekan tombol alarm darurat dan melaporkan kebakaran tersebut kepada ketua regu pengangkut batubara.

Setelah menerima alarm kebakaran, ketua regu pengangkut batubara segera menghubungi HSE dan pemadam kebakaran pabrik, sekaligus memerintahkan pasokan listrik ke sistem pengangkut batubara segera diputus.

LIHAT JUGA:   Pemkot Langsa Melalui DLH, Perkuat Pelayanan Informasi Publik Bersama LPP RRI Lhokseumawe

Pihak perusahaan segera melancarkan tanggap darurat. Anggota tim tanggap darurat, personel komando darurat dan dua unit mobil pemadam kebakaran bergegas menuju lokasi kebakaran belt conveyor batubara C-3 untuk melakukan operasi penyelamatan.

Personel komando mengenakan masker gas dan memasuki lokasi kebakaran area untuk mengevakuasi personel dan di lokasi Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan seorang petugas kebersihan tidak sadarkan diri karena keracunan asap.

Pasukan komando segera mengevakuasinya ke tempat aman dengan tandu dan melakukan pertolongan pertama secara manual. Setelah upaya penyelamatan intensif, korban luka perlahan-lahan sadar kembali.

Operasi pemadaman api pertama menggunakan water canon mobil pemadam kebakaran yang langsung menyerang titik api. Kemudian, water canon mobil pemadam kedua digunakan untuk mendinginkan dan menutupi bagian atas trestle guna menurunkan suhu lokasi kebakaran.

LIHAT JUGA:   Terkait Tuntutan Aksi, Kajari Abdya Akan Koordinasi Bersama Forkompimda Abdya

Setelah api padam, pasukan komando memasuki jembatan pengangkut batu bara untuk memadamkan api secara internal dan menghilangkan sisa api dari lokasi kejadian.

“Saat ini, tidak ada risiko penyalaan kembali di lokasi, dan pekerjaan perbaikan sabuk telah dimulai.” Komandan latihan perusahaan mengumumkan bahwa latihan telah berhasil diselesaikan.

Ketika merangkum latihan darurat ini, Liu Pengju, manajer umum MPG, menekankan bahwa latihan penyelamatan darurat ini terorganisir dengan baik, terarah dengan baik, terkoordinasi erat antar personel, ditanggapi dengan cepat, dan prosesnya koheren, mencapai tujuan merangkum pengalaman.

Diharapkan memetik pelajaran, memperbaiki kekurangan, dan meningkatkan kemampuan jaminan keselamatan. Tujuannya adalah untuk mendorong manajemen darurat kecelakaan kebakaran di perusahaan dan lebih meningkatkan kemampuan penanganan, kemampuan beradaptasi dan kecepatan tanggap darurat seluruh karyawan untuk menghadapi keadaan darurat. (Mimi Saputra)