Jendela PantimuraNanggroe Aceh

Oknum Pol PP Langsa Dinilai Arogan, Kasatpol Rudi Berikan Klarifikasi

×

Oknum Pol PP Langsa Dinilai Arogan, Kasatpol Rudi Berikan Klarifikasi

Sebarkan artikel ini
Kepala Satpol PP dan WH Kota Langsa, Rudi Selamat
Kepala Satpol PP dan WH Kota Langsa, Rudi Selamat. (Dok Kominfo Langsa)

INDONESIAGLOBAL, LANGSA – Kepala Satpol PP dan WH Kota Langsa, Rudi Selamat berikan klarifikasi terkait oknum Satpol PP dinilai arogan, sehingga membuat pengunjung di Lapangan Merdeka trauma, disiarkan beberapa media online.

Menanggapi itu, ungkap Rudi, Rabu 19 Juni 2024, mejelaskan pertama sesuai dengan Perwal Kota Langsa, Nomor 19 tahun 2016, tentang penataan pedagang kaki lima di Jalan Cut nyak Dhien kota Langsa.

ADVERTISEMENTS
BANNER

Pada Pasal 5, zona merah sebagaimana dimaksud itu, merupakan wilayah Lapangan Merdeka jalan seputaran lapangan dan tempat-tempat lain telah ditetapkan sesuai ketentuan
peraturan perundang undangan.

Kedua, untuk menciptakan ketentraman dan ketertiban masyarakat sebagaimana
perwal tersebut di atas, Satpol PP dan WH Langsa mempunyai tugas sebagai penegak qanun dan penegak peraturan wali kota, serta bertanggungjawab dalam menjalankan qanun, dan peraturan wali kota tersebut.

LIHAT JUGA:   Dua Calon Wali Kota Langsa dan Elemen Masyarakat, Kolaborasi di Meja Kopi

Ketiga, bahwa terhadap para pedagang dan para penjual jasa mainan sudah setiap hari dan sudah berulangkali di imbau dan dilakukan penertiban.

“Namun, mereka terkesan tidak meindahkan peraturan telah ditetapkan itu,” kata Rudi.

Keempat, terkait adanya berita judul oknum Satpol PP arogan, pengunjung Lapangan Merdeka trauma, “Itu tidak benar,” tegas Rudi.

Terkait hal itu, maka kami mengklarifikasi kejadian dimaksud, dan dapat disampaikan sebagai berikut, yaitu regu Satpol PP bertugas melakukan penertiban terhadap para pedagang dan penjual jasa permainan anak-anak di dalam Lapangan Merdeka, lokasi itu memang tidak diperbolehkan untuk usaha dimaksud.

Kata Rudi, pada saat petugas melakukan penertiban atau eksekusi, tiba-tiba salah seorang pengunjung marah-marah dan membentak petugas.

“Spontan terjadi keributan antara bersangkutan dengan petugas melakukan penertiban,” beber Rudi.

LIHAT JUGA:   Polres Ajaya Gelar Pencanangan Pembangunan Zona Integritas

Lanjut dia, melihat kejadian ini, istri bersangkutan melerai pertengkaran antara suaminya dengan petugas di lapangan, dan tiba-tiba wanita itu jatuh pingsan dengan sendirinya.

Maka itu, selaku Kasatpol PP Kota Langsa, dia pun menegaskan tidak ada tindakan kasar dan kekerasan terhadap anak sedang bermain, sebagaimana diberitakan.

Justru kata dia, sebaliknya petugas Satpol PP yang mendapat perlawanan.

Dia menekankan, jika hal itu dapat kami pertanggungjawabkan, sebab kami memiliki rekaman video kegiatan
penertiban itu.

Atas kejadian ini, selaku Kepala Satpol PP dan WH Langsa, meminta maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan terjadi itu.

“Mari sama-sama kita menjaga ketentraman dan ketertiban masyarakat, serta patuhi ketentuan telah ditetapkan Pemerintah Kota Langsa,” imbau dia, demi kemaslahatan kita bersama. “Demikian klarifikasi dari kami untuk diketahui, dan terimakasih,” tutupnya.

Editor: DEP