BANNER
Jakarta

Surat Perjanjian Polisi Jamin Keamanan Bangunan Ilegal Terungkap, Kapolres Dinilai Tutup Mata

×

Surat Perjanjian Polisi Jamin Keamanan Bangunan Ilegal Terungkap, Kapolres Dinilai Tutup Mata

Sebarkan artikel ini
Terungkap! Ada Surat Perjanjian Polisi Jamin Keamanan Bangunan Ilegal, Kapolres Tutup Mata
Surat Perjanjian Polisi Jamin Keamanan Bangunan Ilegal. Dok IndonesiaGlobal

INDONESIAGLOBAL, JAKARTA – Dugaan nama instansi Kepolisian melakukan pembiaran praktek pungli bangunan ilegal di Simpang Lima Semper, Koja Jakarta Utara semakin kuat.

Ironisnya, aparat penegak hukum itu, diduga malah terkesan mendukung praktek pungli dimaksud.

ADVERTISEMENTS
BANNER

Hal itu diperkuat berdasarkan Surat Pernyataan dimiliki wartawan ini, berisi tentang perjanjian antara pemilik bangunan komersil Ilegal di Semper, dengan oknum aparat kepolisian serta muncul nama adanya oknum anggota TNI, kemudian, oknum pemerintahan dan pengurus wilayah, disebut sebagai tim keamanan.

LIHAT JUGA:   JFK 2024, Victor Barutu: Ajang Bangkitnya Perekonomian

Dalam surat itu, tim keamanan bangunan komersil menyepakati akan menjaga dan menjamin keamanan untuk proyek di jalan Simpang Lima Semper, Koja, Jakarta Utara.

Hingga Rabu 5 Juni 2024, Kapolres Jakarta Utara, Kombes Gidion Arif Setyawan, masih enggan mengomentari hal tersebut.

Pertanyaan wartawan ini hanya dibalas pertanyaan dengan stiker saja.

Bahkan dalam surat dimiliki IndonesiaGlobal, dalam tim keamanan itu, turut melibatkan unsur dari kepolisian. Dalam surat, menyepakati siap menjamin keamanan bangunan ilegal, dengan syarat koordinasi “cuan” hingga puluhan juta rupiah.

LIHAT JUGA:   JFK 2024, Victor Barutu: Ajang Bangkitnya Perekonomian

Polsek Koja Bantah Ikut Terlibat

Sementara itu, Kanit Bhabinkamtibmas Polsek Koja, AKP Slamet membantah dugaan anak buahnya sempat mengikuti mediasi bangunan ilegal dimaksud.

“Saya sudah kroscek ke anggota, tidak ada yang terlibat mediasi. Mereka hanya datang pas penyegelan kemarin,” ujar Slamet, saat dihubungi beberapa waktu lalu. (MAG)

Editor: DEP