Hukum

Kasus Pelat Palsu DPR, Polisi Tangkap Pengacara dan Politikus Golkar

×

Kasus Pelat Palsu DPR, Polisi Tangkap Pengacara dan Politikus Golkar

Sebarkan artikel ini
Kasus Pelat Palsu DPR, Polisi Tangkap Pengacara dan Politikus Golkar
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi. (Foto jawapos)

INDONESIAGLOBAL – Kepolisian Daerah Metro Jaya menangkap pengacara dan politikus Partai Golkar, Henry Indraguna, yang diduga memalsukan plat nomor mobil menggunakan pelat Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Polda Metro belum mau membuka nama lengkap pengacara berinisial HI yang ditangkap tersebut. “Tersangka kan selalu inisialnya,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Ade Ary Syam Indradi di samping Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum, Jumat 31 Mei 2024.

ADVERTISEMENTS
BANNER

Namun, Ade tak membantah saat ditanya apakah HI adalah Henry Indragiri, pengacara sekaligus politikus Golkar. “Inisialnya HI.”

Ade enggan membuka siapa HI, pengacara sekaligus politikus partai bergambar beringin itu. “Pekerjaannya memang itu (pengacara),” tutur dia, saat ditanya pekerjaan HI adalah pengacara. Ade menyampaikan bahwa mobil yang dipakai HI, berjumlah tiga mobil, yang pelatnya dipalsukan. “Barang buktinya delapan mobil, dari tersangka HI tiga (mobil),” tutur Ade.

LIHAT JUGA:   Polisi Tahan Eks Pimpinan Bagian Kredit Bank Mandiri

Kepala Subdirektorat 4 Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum, Ajun Komisaris Besar Rovan Richard Mahenu tak membantah bahwa yang tertangkap adalah Henry Indraguna. Tempo menanyakan Rovan soal Henry yang memakai pelat palsu DPR adalah mantan calon anggota DPR periode 2024-2029. “Tapi kan gagal,” kata Rovan.

Henry Indraguna, politikus Golkar yang bertarung di daerah pemilihan anggota legislatif Jawa Tengah. Daerah pemilihannya mencakup Surakarta, Sukoharjo, Boyolali, dan Klaten. Pengacara sekaligus politikus Golkar itu bertarung dengan nomor urut 4 sebagai calon legislatif.

Rovan menyatakan belum dapat menjelaskan proses penangkapan Henry. Namun dia menjelaskan bahwa ada tiga mobil Henry berhasil ditangkap karena memakai pelat palsu DPR. “Kami sudah cek sampai ke pembuatnya. Tunggu saja rilisnya,” ujar dia.

LIHAT JUGA:   Kejati Aceh Periksa Tersangka Suap BRA

Tempo menunjukkan salah satu gambar mobil Lexus dengan memakai logo DPR—menggunakan pelat nomor 12 – XVI. “Wah, saya lupa,” ujar Rovan. Di belakang Gedung Direskrimum ini dikandang delapan mobil yang tertangkap karena memasang pelat palsu. Di samping mobil Lexus itu, ada juga Toyota Land Qruiser dan Lexus 570.

Dari delapan mobil ini Polda Metro Jaya telah menangkap enam tersangka. Dua di antaranya Henry dan seorang berinisial R. Keduanya pengguna pelat palsu, dan empat orang di antaranya pembuat pelat nomor tersebut.

Sumber: Tempo

Kejati Aceh Periksa Tersangka Suap BRA
Banda Aceh

INDONESIAGLOBAL, BANDA ACEH – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh, periksa tersangka perkara suap, dugaan penyimpangan pengadaan Budidaya Ikan Kakap dan Pakan…