Jendela PantimuraKriminalNanggroe Aceh

Sembilan Pelaku Sindikat Curanmor Diringkus Polisi

×

Sembilan Pelaku Sindikat Curanmor Diringkus Polisi

Sebarkan artikel ini
Sembilan Pelaku Sindikat Curanmor Diringkus Polisi
Pelaku Sindikat Curanmor. (Foto : Humas Polres Aceh Utara)

INDONESIAGLOBAL, LHOKSUKON – Dugaan telah melakukan pelanggaran tindak pidana pencurian motor (curanmor), Satuan Reskrim Polres Aceh Utara, mengungkap tujuh kasus curanmor dan turut meringkus sembilan orang terduga pelaku sepanjang pelaksanaan Operasi Sikat Seulawah Tahun 2024.

Operasi tersebut dilaksanakan sejak 26 April hingga 13 Mei 2024. Sepanjang operasi itu, polisi berhasil mengamankan tujuh sepeda motor masyarakat yang dilaporkan hilang.

ADVERTISEMENTS
BANNER

Itu dikatakan, Kasat Reskrim AKP Novrizaldi, Polres Aceh Utara kepada awak media, Kamis 30 Mei 2024.

AKP Novrizaldi menjelaskan, dari sembilan orang terduga pelaku, tiga diantaranya merupakan Residivis dengan kasus sama.

Kata Novrizaldi, bahwa keberhasilan ungkap kasus tersebut, berkat kerja sama personel jajaran Polres Aceh Utara bersama masyarakat yang peduli akan kamtibmas.

“Jadi pada tannggal 26 April 2004 lalu, tim kepolisian berhasil menangkap seorang pria inisial A, merupakan warga Gampong Blang Gunci, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara, beserta barang bukti yakni satu unit honda beat”

“Kemudian, pada tanggal 1 Mei 2024, tim melakukan penangkapan kembali terhadap pelaku J di kawasan Gampong Ulee Rubek Timu, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, berikut barang bukti, yaitu satu unit honda beat”

LIHAT JUGA:   Siap-siap! Satlantas Polres Atim Gelar Operasi Patuh Seulawah 2024

Lalu, satu terduga pelaku lainnya inisial AK yang ditangkap di Kota Lhokseumawe bersama barang bukti satu unit Yamaha RX King,” ungkap Novri.

Selanjutnya pada tanggal 2 Mei 2024, polisi berhasil mengamankan dua pria inisial R dan Z di kawasan Gampong Cot Girek, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara, dengan barang bukti satu unit honda Supra 125.

Lebih lanjut, imbuhnya, pada tanggal 8 Mei 2024, polisi kembali berhasil menangkap seorang pria, inisial AA di kawasan Langkat, Sumatera Utara bersama barang bukti sepeda motor Honda Scoopy.

“Selanjutnya, pada 9 Mei 2024, kembali ditangkap seorang pria inisial AM di Gampong Keude Aron Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara dengan barang bukti satu unit honda PCX”

“Terakhir pada 11 Mei 2024, polisi menangkap dua pria inisial SB dan W di dua lokasi terpisah, yakni di kawasan Aceh Utara dan berhasil mengamankankan satu unit sepeda moto honda Vario Techno hasil curian keduanya,” beber Kasat Reskrim.

LIHAT JUGA:   Empat Pria Diduga Pengedar dan Pembeli Sabu Ditangkap Polisi

Maka, berdasarkan hasil kejahatan sembilan orang terduga pelaku, dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana maksimal tujuh tahun penjara.

Kekinian, AKP Novrizaldi imbau kepada masyarakat, untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah pencegahan, guna melindungi kendaraan dari aksi curanmor.

“Pastikan kendaraan selalu diparkir di tempat yang aman, terang, dan ramai, serta gunakan kunci ganda atau tambahan, untuk mengamankan kendaraan”

“Bila perlu pasang alarm dan pertimbangkan penggunaan GPS tracker, untuk memudahkan pelacakan. Selain itu, tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan yang bisa memancing niat jahat dari si pelaku,” tegas Kasat.

Di sisi lain, tegasnya, jika masyarakat mengetahui dan melihat gerak gerik mencurigakan dari orang tak dikenal, maka segera laporkan kepada pihak berwajib.

“Dengan menerapkan langkah- langkah sederhana tersebut, kita dapat bersama- sama mencegah terjadinya aksi curanmor dan menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman. Mari jaga keamanan dan kenyamanan wilayah kita dengan penuh tanggung jawab,” pungkas AKP Novrizaldi. (MAG)

Editor: WAH