Jakarta

Nekat Tutup Segel Bangunan Ilegal, Polsek Koja: Tunggu Laporan dari Provinsi

×

Nekat Tutup Segel Bangunan Ilegal, Polsek Koja: Tunggu Laporan dari Provinsi

Sebarkan artikel ini
Nekat Tutup Segel Bangunan Ilegal, Polsek Koja Tunggu Laporan dari Provinsi
Foto: Sudin Citata didampingi Unsur tiga pilar menyegel Bangunan Komersil Ilegal di Simpang Lima Semper. (Dok IndonesiaGlobal)

INDONESIAGLOBAL, JAKARTA – Baru saja diberikan sanksi berupa penyegelan, para pekerja Bangunan Komersil ilegal di Simpang Lima Semper, Koja, Jakarta Utara sudah nekat berani menutup segel tersebut.

Tentunya perbuatan tersebut telah melanggar hukum dan terancam terpidanakan. Sebab tertulis dalam segel tersebut;

ADVERTISEMENTS
BANNER

“Bangunan ini Disegel melanggar UU Nomor 6 Tahun 2023, Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2021 dan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2021,” bunyi segel tersebut.

Ancaman Pidana

“Barang siapa dengan sengaja memutus, membuang atau merusak penyegelan suatu benda oleh atau atas nama penguasa umum yang berwenang atau dengan cara lain menggagalkan penutupan dengan segel diancam dengan Pidana penjara paling lama 2 tahun 8 bulan (Pasal 232 ayat 1 KUHP),” lanjut bunyi segel tersebut.

Menanggapi informasi tersebut, Kanit Reskrim Polsek Koja, AKP Alex Chandra menyatakan pihaknya hanya menunggu laporan Pidana tersebut masuk ke aduan Polisi.

“Kita nunggu dari Pemprov yang buat laporan,” ujar Alex saat dihubungi Indonesiaglobal sore tadi.

Pantauan Indonesiaglobal di lokasi, usai dilakukan penyegelan Bangunan ilegal di Simpang Lima Semper oleh Sudin Citata, para pekerja langsung menutup segel tersebut dengan menggunakan rolling door Bangunan.

“Ini disuruh sama atasan pak, saya hanya pekerja ga tau apa-apa,” ujar Akbar salah satu pekerja di lokasi. (MAG)

Editor: RAH

Ketum PWI Pusat Hendry Ch Bangun Diberhentikan
IPW

INDONESIAGLOBAL, JAKARTA – Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) memberhentikan penuh Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun dari keanggotaannya….