Hukum

Tiga ASN Ini Ditangkap Usai Hadiri Bimtek

×

Tiga ASN Ini Ditangkap Usai Hadiri Bimtek

Sebarkan artikel ini
Tiga ASN Ini Ditangkap Usai Hadiri Bimtek
Foto Ilustrasi

INDONESIAGLOBAL – Tiga orang Aparatur Sipil Negara (ASN) Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut), ditangkap Diresnarkoba Polda Metro Jaya di Jakarta.

Ketiganya ditangkap terkait kasus narkoba usai menghadiri bimbingan teknis (bimtek) di Jakarta.

ADVERTISEMENTS
BANNER

“Memang ada agenda di Jakarta, dimulai sejak hari Selasa tanggal 21 sampai Kamis tanggal 23 Mei 2024,” ujar Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Maluku Utara Rahwan K. Suamba kepada¬†wartawan, Jumat 24 Mei 2024.

Rahwan mengatakan ketiga ASN BPKAD Malut itu mengikuti bimtek penyusunan rencana kerja anggaran (RKA) dan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) di Yello Hotel Harmoni Jakarta. Dia mengaku menunggu status hukum ketiga ASN tersebut untuk pemberian sanksi.

LIHAT JUGA:   Kejati Aceh Periksa Tersangka Suap BRA

“Ini kan kita belum pernah menghadapi kasus seperti begitu, soal kalau misalkan memang apa yang telah ditetapkan nanti oleh lembaga yang berwenang, kita menunggu keterangan resmi baru kita bisa mengambil langkah,” katanya.

“Kita menunggu keterangan resmi yang disampaikan ke kita, kejadian dan bagaimana status terakhirnya seperti apa baru kita bisa mengambil langkah,” sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya menangkap 3 ASN Pemprov Maluku Utara berinisial RJA, AFM, dan MBD di Jalan Percetakan Negara, Kelurahan Rawasari, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta pada Rabu (22/5) pukul 23.40 WIB. Polisi menemukan sabu yang disembunyikan dalam bungkus rokok.

“Tim melakukan penggeledahan terhadap saudara RJA, AFM dan juga MBD. Setelah dilakukan penggeledahan badan, didapati 1 klip sabu seberat 0,16 gram yang berada di dalam bungkus rokok filter,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Jumat (24/5).

LIHAT JUGA:   Polisi Tahan Eks Pimpinan Bagian Kredit Bank Mandiri

Menurut pengakuan RJA, barang bukti narkoba tersebut diperoleh dari seorang perempuan berinisial I yang saat ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Kemudian ketiga pelaku beserta barang bukti dibawa ke Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya untuk dilakukan tes urine.

“(Ketiga pelaku tercatat sebagai) ASN BPKAD Provinsi Maluku Utara, saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh Ditresnarkoba PMJ (Polda Metro Jaya)” imbuh Ade.

Sumber: detik

Kejati Aceh Periksa Tersangka Suap BRA
Banda Aceh

INDONESIAGLOBAL, BANDA ACEH – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh, periksa tersangka perkara suap, dugaan penyimpangan pengadaan Budidaya Ikan Kakap dan Pakan…