Jakarta

Miris! Kasatpel CKTRP Koja Ngaku Kewalahan Tangani Bangunan Tak Berijin

×

Miris! Kasatpel CKTRP Koja Ngaku Kewalahan Tangani Bangunan Tak Berijin

Sebarkan artikel ini
Miris! Kasatpel CKTRP Koja Ngaku Kewalahan Tangani Bangunan Tak Berijin
Petugas CKTRP Kecamatan Koja menyambangi Bangunan Komersil Tak Berijin di Simpang Lima Semper, Koja, Jakarta Utara. (Dok IGN)

INDONESIAGLOBAL, JAKARTA – Bangunan komersil yang berdiri di Simpang Lima Semper Koja Jakarta Utara menuai sorotan. Sebab, bangunan itu diduga kuat tak mengantongi ijin atau Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Menanggapi hal itu, Kasatpel Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (CKTRP) Kecamatan Koja, Dessy malah menyatakan pihaknya tidak bisa melakukan pengawasan dengan maksimal di lapangan.

ADVERTISEMENTS
BANNER

“Kita tidak bisa mengawasi 24 jam, tetapi terkait bangunan yang dimaksud sudah kita berikan surat peringatan (SP) ketiga,” ujar Dessy saat ditemui wartawan di lantai III Kantor Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Selasa 21 Mei 2024.

Ironisnya, meskipun tempat itu tidak memiliki ijin PGB, para pekerja tetap melanjutkan pembuatan bangunan komersil tersebut. “Kita tidak membolehkan, kita sesuai prosedur aja diberikan surat peringatan,” sambung Dessy.

Tentunya pernyataan sikap CKTRP Kecamatan Koja ini bertentangan dengan Peraturan Pemerintah NO 16 Tahun 2021 tentang bangunan gedung pasal 12.

“Pemilik yang tidak memenuhi kesesuaian penetapan fungsi dalam PBG sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (2) dikenai sanksi administratif. Sanksi administratif sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat berupa peringatan tertulis, pembatasan kegiatan pembangunan, penghentian sementara atau tetap pada pekerjaan pelaksanaan pembangunan, penghentian sementara atau tetap pada Pemanfaatan Bangunan Gedung,” tulis pasal tersebut.

Sementara itu, Kasatpol PP Kecamatan Koja, Lely menegaskan, Satuan Perangkat Kerja CKTRP memiliki hak penuh dan tanggungjawab untuk melakukan penghentian aktivitas senentara di lokasi bangunan yang diduga tak memiliki ijin PBG.

“Citata yang memiliki tugas menyurati, menyegel hingga menghentikan aktifitas pembangunan gedung yang melanggar aturan. Pol PP hanya menunggu surat perintah dari CKTRP,” terang Lely.

Sebelumnya beredar video melalui aplikasi perpesanan WhatsApp seluler, terlihat dua orang oknum petugas mengenakan seragam Satpol PP sedangkan dua orang lainnya mengenakan jaket hitam dengan daleman mirip seragam ASN berwarna coklat serta memakai topi berlogo Jaya Raya sedang menyatroni sebuah bangunan yang tak berizin di Jalan Simpang Lima Semper, Koja, Jakarta Utara.

Seorang warga setempat berinisial MI mengatakan, hampir setiap hari lokasi yang sedang dibangun itu sering didatangi petugas.

“Dari kemarin sudah didatangi petugas Satpol PP terus, karena papan proyek izinnya enggak ada,” kata MI beberapa waktu lalu. (MAG)

Editor: WAH

Ketum PWI Pusat Hendry Ch Bangun Diberhentikan
IPW

INDONESIAGLOBAL, JAKARTA – Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) memberhentikan penuh Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun dari keanggotaannya….