Banda AcehKriminalNanggroe Aceh

Warga Gampong Neuheun Potong Telinga Muhammad Yudhi

×

Warga Gampong Neuheun Potong Telinga Muhammad Yudhi

Sebarkan artikel ini
Warga Gampong Neuheun Poto Telinga Muhammad Yudhi
SL dan ML, Warga Gampong Neuheun. (Foto Humas Polresta Banda Aceh)

INDONESIAGLOBAL, BANDA ACEH – Seorang Pria, Muhammad Yudhi, 36 tahun merupakan warga Gampong Lanteh, Kecamatan Ulee Kareng, Kota Banda Aceh terpaksa harus kehilangan kedua daun telinganya usai dianiaya oleh dua pria, Ahad 12 Mei 2024.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB, di kawasan gunung Kompleks Perumahan Budha Tzu Chi atau dikenal Perumahan Jacky Chan, Gampong Neuheun, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar.

ADVERTISEMENTS
BANNER

Kini pria yang berprofesi sebagai pekerja swasta itu terpaksa dirawat secara intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainoel Abidin Banda Aceh, akibat luka berat yang dialaminya.

Hal tersebut dikatakan, Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, Kompol Fadilah Aditya Pratama kepada awak media, Senin 13 Mei 2024.

Kompol Fadilah menjelaskan, jika pihak Opsnal Satreskrim Polresta Banda Aceh bersama Unit reskrim Polsek Krueng Raya, telah mengamankan dua terduga pelaku yang terlibat dalam kasus yang dimaksud.

“Benar, dua terduga pelaku sudah kita amankan, yakni inisial SL, 33 tahun dan ML alias Simin, 39 tahun merupakan warga Gampong Neuheun”

LIHAT JUGA:   PUSS Berlangsung Lancar, Kapolres Aceh Timur Ucap Terima Kasih

“Mereka ditangkap di rumahnya, pada hari Minggu, sekira pukul 19.00 WIB,” ujar Fadilah.

Selain itu, petugas juga ikut mengamankan sebuah gunting medis yang digunakan oleh kedua pelaku, untuk menganiaya korban dengan memotong kedua daun telinganya.

Penangkapan SL dan ML alias Simin, kata Fadilah, dilakukan usai polisi menerima laporan dari pihak korban, atas penganiayaan berat yang terjadi.

“Setelah pihak korban melapor, kita langsung bergerak dan mengamankan kedua pelaku. Saat ini mereka masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ucapnya.

Adapun kronologi kejadian, jelas Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, Kompol Fadilah, awalnya Yudhi dijemput paksa oleh kedua pelaku, yakni SL dan ML di Hotel Kyriad Muraya.

Kemudian, Yudhi dibawa ke kawasan Kompleks Perumahan Jacky Chan, menggunakan sebuah mobil Avanza berwarna putih. Saat tiba di lokasi, korban pun digiring ke kawasan gunung dengan motor Vino.

“Disitulah terjadi perselisihan antara korban dengan pelaku. Pelaku yang emosi lalu menganiaya korban. Tangan dan kaki korban diikat, kemudian telinga kiri dan kanan korban dipotong menggunakan gunting hingga putus,” beber Kompol Fadillah.

LIHAT JUGA:   Satlantas Polres Aceh Timur, Olah TKP Kecelakaan Di Julok

Pasca penganiayaan tersebut, lanjutnya, pelaku SL dan ML langsung pergi meninggalkan korban di lokasi. Korban yang kesakitan, akhirnya meminta pertolongan warga hingga dibawa ke RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh.

“Atas peristiwa penganiayaan itu, korban kehilangan bagian telinga kiri dan kanan, serta memar di bagian wajah”

“Saat itu, korban sempat menghubungi keluarga, sehingga pihak keluarga melapor ke polisi,” ungkapnya.

Setelah menerima laporan terkait dugaan penganiayaan, polisi langsung memburu kedua pelaku yang akhirnya diamankan di rumah masing- masing, beserta barang bukti berupa sebuah gunting medis yang digunakan untuk memotong telinga korban.

Terkini, saat tertangkap keduanya mengakui telah melakukan perbuatan penganiayaan itu, Saat ini kedua pelaku masih menjalani prosed pemeriksaan lebih lanjut di Mapolresta Banda Aceh,” pungkas Fadilah. (MAG)

Editor: RAH