Banda AcehHukumNanggroe Aceh

Diduga Lakukan Pencurian, Warga Darussalam Diamankan Polisi

×

Diduga Lakukan Pencurian, Warga Darussalam Diamankan Polisi

Sebarkan artikel ini
Diduga Lakukan Pencurian, Warga Darussalam Diamankan Polisi
Dugaan Melakukan Aksi Pencurian, MF Warga Darussalam Diamankan Polisi. (Foto Humas Polresta Banda Aceh)

INDONESIAGLOBAL, BANDA ACEH – Dugaan telah melakukan tindak pidana pencurian, inisial MF, 36 tahun merupakan warga Gampong Blang, Darussalam, Aceh Besar, berhasl diciduk oleh personel Polsek Darussalam Polresta Banda Aceh, di lingkungan Meunasah Gampong Blang, Rabu 24 April 2024.

Penangkapan tersebut dipimpin Kapolsek Darussalam, Iptu Adam Maulana.

ADVERTISEMENTS
BANNER

Sebagai informasi, Terduga ditangkap sesuai dengan pengaduan masyarakat berdasarkan laporan polisi LP.B/08/IV/SPKT/Polsek Darussalam/Polresta Banda Aceh/Polda Aceh tanggal 20 April 2024 tentang dugaan tindak pidana pencurian sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 KUHPidana.

Kemudian, laporan polisi LP.B/10/IV/SPKT/Polsek Darussalam/Polresta Banda Aceh/Polda Aceh tanggal 24 April 2024 tentang dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan sebagaimana dimaksud dalam pasal 378 jo 372 KUHPidana dan pengaduan masyarakat gampong Angan tanggal 12 April 2024 tentang dugaan tindak pidana penipuan tabung gas tiga kg yang diduga dilakukan oleh pelaku.

Itu disampaikan Iptu Adam kepada awak media, Kamis 25 April 2024.

“Kami melakukan penangkapan terhadap MF, di lingkungan meunasah gampong tersebut setelah pelaksanaan shalat Magrib,” ucapnya.

Adam merincikan, bahwa pada hari Minggu 7 April 2024 dini hari, di Depot isi ulang Gampong Angan, korban Muntaha, 29 tahun merupakan warga Dusun Datok, Gampong Mireuk Taman telah kehilangan sebuah handphone merk Realme C35 warna hitam.

“Pada saat hilang, korban meletakkan HP mkiliknya disamping korban dan tertidur sambil melakukan pengisian daya baterai”

“Kemudian pada saat terbangun dan hendak makan sahur, Muntaha melihat HP miliknya telah raib dan pintu depot air di belakang telah terbuka,” tambah Kapolsek.

Tidak berselang lama, kejadian berikutnya terjadi, pada hari Minggu 7 April 2024, sekitar pukul 21.00 WIB, saat itu korban Maulidawati, 36 tahun merupakan warga Matang Kupula Dua Kecamatan Madat Kabupaten Aceh Timur, sedang duduk di depan warung di Gampong Angan.

LIHAT JUGA:   Peringati Hari Bhakti Adhyaksa Ke-64, Kejari Asel Gelar Donor Darah

“Saat itu pelaku MF, datang ke warung dan meminta nomor HP milik korban, akan tetapi korban tidak memberikan dan selanjutnya korban pergi”

“Pada saat itu, anak korban masih berada di warung tersebut dan pelaku meminta nomor korban dari anak korban, dengan berbagai alasan. Lalu sang anak mengatakan, bahwa ia mengetahui nomor HP orang tuanya dan HP miliknya sedang dalam kondisi pengisian daya dirumah”

“Lantaran dengan usia yang masih terbilang kecil, akhirnya anak korban berhasil diiming- imingi oleh pelaku dan akhirhya, pelaku berhasil mengambil HP yang sedang diisi daya”

“Saat itu, pelaku MF menanyakan kepada anak korban, sandi dari HP tersebut dengan alasan layar HP miliknya dalam kondisi rusak. Disitulah, anak korban diarahkan untuk mengambil secarik kertas dan alat tulis, untuk menulis nomor HP yang dimaksud,” jelas Adam.

Kemudian, ketika korban kembali untuk menemui pelaku MF, ternyata pelaku sudah tidak ada lagi dan handphone miliknya telah dibawa oleh pelaku.

Selanjutnya, ujar Adam, kejadian ketiga menimpa Musafir, 33 tahun merupakan warga Gampong Angan Darussalam, Aceh Besar pada hari Rabu 12 April 2024 malam, di warung kelontong milik korban.

“Korban Musafir pada saat itu, hendak berbuka puasa dan menitipkan usaha miliknya kepada ADI. Tiba- tiba, pelaku MF datang ke tempat usaha milik korban, dan mengatakan bahwa tadi ia sudah memberikan tabung gas tiga kg kosong kepada korban musafir dan pelaku sekarang hendak mengambil tabung gas yang sudah ada isinya, tutur Kapolsek.

LIHAT JUGA:   Terkait Tuntutan Aksi, Kajari Abdya Akan Koordinasi Bersama Forkompimda Abdya

Lanjut Adam, dikira oleh saudara Adi, apa yang disampaikan oleh pelaku adalah benar, sehingga tabung gas tiga kg yang sudah ada isinya diserahkan kepada pelaku.

“Pada saat korban Musafir kembali ke warung, Adi menyampaikan hal tersebut kepada pemilik warung dan korban mengatakan, bahwa itu tidak benar, serta kita sudah ditipu oleh pelaku,” jelas Musafir kepada Adi.

Jadi, berdasarkan ketiga laporan yang dilaporkan oleh warga, petugas mengambil tindakan, untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku MF, beserta barang bukti, berupa satu unit Handphone merk Realme C35 warna hitam kilat, satu unit handphone merk Oppo warna hitam dan tabung gas tiga kg.

Kini pelaku, meringkuk di sel tahanan Polresta Banda Aceh, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tegas Kapolsek.

Sementara itu, Musafir yang merupakan salah satu korban, mengapresiasi kinerja yang dilakukan oleh personel Polsek Darussalam dalam mengungkap kasus- kasus yang dialami oleh masyarakat.

“Mewakili warga Kecamatan Darussalam, saya dari salah satu korban mengapresisasi kinerja yang dilakukan oleh Kapolsek Darussalam yang baru dua bulan menjabat sebagai Kapolsek”

“Apresiasi setinggi- tingginya untuk para personel Polsek Darussalam dalam mengungkap kasus, serta keberhasilan petugas dalam menangkap pelaku, yang selama ini telah meresahkan warga, ungkap Musafir.

Kedepan, harap Musafir, kepolisian dan jajaran tetap sukses dalam bertugas dan dapat mengungkap kasus- kasus lainnya yang telah dilaporkan oleh masyarakat, demikian. (MAG)

Editor: RAH