Jendela BarselaNanggroe AcehPeristiwa

BPBD Agara: Lima Desa Terendam Banjir

×

BPBD Agara: Lima Desa Terendam Banjir

Sebarkan artikel ini
BPBD Agara Lima Desa Terpendam Banjir
Luapan air di jembatan desa kuning I yang menggenangi jalan Nasional Kutacane-Medan. (Foto: Riko Hermanda/IndonesiaGlobal)

INDONESIAGLOBAL, ACEH TENGGARA – Hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur Kabupaten Aceh Tenggara, menyebabkan lima desa di Dua Kecamatan terendam banjir, Sabtu 20 April 2024 sekira pukul 18.00 WIB.

Kalaksa BPBD Aceh Tenggara, Nazmi Desky kepada IndonesiaGlobal Minggu 21 April 2024 mengatakan, hujan deras yang lebat mulai turun sekitar pukul 18.00 WIB hingga 21.10 WIB, yang menyebabkan debit air sungai Lawe kinga dan Lawe saraf meluap.

ADVERTISEMENTS
BANNER

Berdasarkan data sementara tim TRC BPBD dilapangan untuk saat ini ada lima Desa di Dua Kecamatan terdampak banjir, yakni di Kecamatan Bambel seperti di Desa Lawe Hijo Induk, Desa Lawe Hijo Gabungan, Desa Lawe Hijo Ampera dan Desa Kuning I.

LIHAT JUGA:   Masyarakat Abdya, Deklarasi Dukung Bustami Sebagai Balon Gubernur Aceh

Sedangkan di Kecamatan Lawe Alas hanya satu desa yang terdampak banjir, yaitu Desa Lawe Saraf yang disebabkan meningkatnya debit air aliran sungai Lawe saraf dan sempit nya saluran air sehingga banjir meluap ke badan jalan dan permukiman warga.

LIHAT JUGA:   Ribuan Peserta Ramaikan Jalan Sehat Peluncuran Pilkada 2024 di Langsa

Begitu juga di Kecamatan Bambel akibat jebolnya tanggul sungai di Desa Lawe Hijo, sehingga aliran air sungai berpindah ke permukiman warga.

Nazmi mengaku, pihaknya sudah menurunkan satu unit excavator ke lokasi jembatan kuning yang tersumbat untuk mengangkut material kayu yang menumpuk di bawah jembatan.

“Tersumbatnya jembatan Kuning membuat jalur transportasi jalan Nasional Kutacane-Medan di Desa Kuning Kecamatan Bambel terganggu dan sempat macet,” ujarnya. (MAG/Riko Hermanda)

Editor: RAH