Banda AcehNanggroe Aceh

Pj Gubenur Aceh, Copot Dirut PT PEMA

×

Pj Gubenur Aceh, Copot Dirut PT PEMA

Sebarkan artikel ini
Pj Gubenur Aceh, Copot Dirut PT PEMA

INDONESIAGLOBAL, BANDA ACEH – Beredar informasi Penjabat (Pj) Gubernur Aceh Bustami Hamzah, mencopot Direktur Utama BUMD PT Pembangunan Aceh (PEMA).

Menurut Informasi dihimpun, Direktur Utama PT Pembangunan Aceh, Ali Mulyagusdin dicopot dan digantikan oleh Faisal Syaifuddin.

ADVERTISEMENTS
BANNER

Ali Mulyagusdin, diketahui menjabat Dirut PT Pembangunan Aceh untuk periode 2022-2026, dia dilantik Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Senin 4 Juli 2022.

Terpisah, Koordinator Percepatan Pembangunan Aceh (PPA) Tri Nugroho Panggabean, Kamis 18 April 2024, membenarkan pencopotan itu.

Setahu dia, dicopotnya Direktur Utama PT Pembangunan Aceh, Ali Mulyagusdin, karena telah habis masa. Jabatan Ali Mulyagusdin sebagai Direktur Utama PT PEMA, digantikan Faisal Syaifuddin, ungkap Tri.

LIHAT JUGA:   Diduga Pelaku Pelecehan Seksual Anak Bawah Umur, Diringkus Polres Langsa

Dia menyatakan, sangat mendukung kebijakan Pj Gubenur Aceh, atas pergantian Direktur Utama PT PEMA Ali Mulyagusdin kepada Faisal Syaifuddin.

Selain itu, sebab pencopotan Ali sebagai Direktur Utama PT PEMA, menurut Tri, bisa saja ada hal-hal lain.

“Seperti beredarnya berita Sulfur milik PT PEMA di Kuala Langsa, disimpan pada tempat terbuka.”

Bisa jadi, kata Tri, pencopotan Direktur Utama itu karena pemberitan Sulfur disimpan di Kuala Langsa, atau ada hal lainnya.

Hal itu, dia juga meminta kepada Polda Aceh, agar segera melakukan pemeriksaan terhadap Direktur Utama PT PEMA, Ali Mulyagusdin, terkait penyimpanan Sulfur di tempat terbuka, di Kuala Langsa.

LIHAT JUGA:   "Modus Razia", di Depan Kantor Pos Langsa Diduga Ada Permintaan Uang Oleh Oknum Polantas

Sementara itu, Faisal Syaifuddin, isunya akan menjabat sebagai Direktur Utama PT PEMA, saat dikonfirmasi via WhatsApp belum memberi tanggapan, pesan dikirim terlihat hanya contreng dua.

Begitupun dengan Manager Pemasaran PEMA, Panca Tri Ramadhani, saat dikonfirmasi via WhatsApp belum memberi tanggapan, pesan dikirim hanya contreng dua.

Hingga berita ini tayang, wartawan ini, belum menerima pernyataan resmi terkait pergantian Direktur Utama PT Pema tersebut.

Editor: VID