Aceh BesarNanggroe Aceh

Kampung Bebas Narkoba, Kapolresta: Benteng Pertama Penyalahgunaan Narkoba Terletak Pada Keluarga

×

Kampung Bebas Narkoba, Kapolresta: Benteng Pertama Penyalahgunaan Narkoba Terletak Pada Keluarga

Sebarkan artikel ini
Kampung Bebas Narkoba, Kapolresta: Benteng Pertama Penyalahgunaan Narkoba Terletak Pada Keluarga
Polresta Banda Aceh kembali melaunching Kampung Bebas Narkoba (KBN) di Desa Cot Nambak, Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar. Senin 1 April 2024. (Foto Humas Polres Aceh Besar)

INDONESIAGLOBAL, JANTHO – Polresta Banda Aceh kembali melaunching Kampung Bebas Narkoba (KBN) di Desa Cot Nambak, Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar. Senin 1 April 2024.

Pada kesempatan itu, Kapolresta Banda Aceh, KBP Fahmi Irwan Ramli mengatakan, Launching Kampung Bebas Narkoba, untuk menumbuhkan kesadaran seluruh elemen masyarakat, terkait bahaya narkoba.

BANNER

Itu disampaikan, Kapolresta Banda Aceh, KBP Fahmi Irwan Ramli kepada awak media, Selasa 2 April 2024.

KBP Fahmi menyampaikan, perhatian khusus perlu dilakukan, untuk memberantas narkoba dalam melibatkan semua unsur.

“Kegiatan seperti inilah yang pada dasarnya melibatkan semua unsur dan menumbuhkan kesadaran masyarakat, untuk peduli tentang penyalahgunaan narkoba,” tegas Fahmi.

Selain itu, kata Kapolres, kekuatan sesungguhnya dalam mencegah dan menghambat peredaran narkoba, terletak pada keluarga.

Oleh karna itu, benteng pertama penyalahgunaan narkoba adalah keluarga.

BACA JUGA:   21 Calon Panwaslih Pilkada Agara, Kembalikan Berkas

“Peran penting dan kunci terhindarnya narkoba terletak pada kaum ibu- ibu. Ibu- ibu lah yang paling sensitif terhadap perubahan terhadap anaknya, perilaku suami dan ibu- ibu yang lebih mengetahui terhadap orang- orang yang masuk ke lingkungannya”

“Untuk itu, saya berharap kepedulian ibu- ibu terhadap setiap kegiatan sang anak dengan menumbuhkan rasa kepedulian,” ungkas Kapolres.

Ia juga berharap semoga dengan launchingnya Kampung Bebas Narkoba itu agar masyarakat secara aktif di gampong Cot Nambak untuk menghambat peredaran narkoba dengan melibatkan semua pihak. ” Maka kita perlu sama-sama agar narkoba bisa hilang di bumi serambi mekah ini,”harapnya.

Kesempat sama, Pj Bupati Aceh Besar yang diwakili oleh asisten 1, Farhan AP mengatakan, saat ini peredaran dan penggunaan narkoba di Kabupaten Aceh Besar, sangat memprihatinkan.

BACA JUGA:   BPBD Agara: Lima Desa Terendam Banjir

Kata dia, semua pihak harus terlibat, untuk mencegahnya,” itu bukan hanya tugas penegak hukum saja, akan tetapi merupakan tugas bersama dan paling utama adalah pencegahan dari keluarga.

Farhan berharap, agar gampong- gamong lain bisa melaunching kampung bebas narkoba secara mandiri.

Sementara itu, Keuchik gampong Cot Nambak Drs. Syukri, ia merasa bangga, atas terpilihnya gampong Cot Nambak sebagai gampong bebas narkoba oleh Polresta Banda Aceh.

“Ini menjadi momentum sakral, dan menjadi penyemangat buat kami untuk melakukan pencegahan, peredaran dan penyalahgunaan narkoba di gampong Cot Nambak, terlebih di Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar,” ujar Syukri.

Kekinian, dalam acara launching Kampung bebas narkoba tersebut, turut ditandai dengan pemukulan rapai, serta tanda tangan komitmen bersama dan pemotongan pita, sebagai tanda peresmian sekretariat kampung bebas narkoba Gampong Cot Nambak.

BACA JUGA:   Tiga Orang Pelajar di Aceh Selatan, Lecehkan Siswi SMA

Turut hadir dalam acara launching Kampung bebas narkoba di gampong Cot Nambak, Kapolresta Banda Aceh, perwakilan BNNP Aceh, asisten 1 Pemkab Aceh Besar, perwakilan ketua DPRK Aceh Besar, Kasdim 0101/KBA, perwakilan Kajari Aceh Besar, perwakilan Ketua MPU Aceh Besar, perwakilan Kepala Kesbangpol Aceh Besar, perwakilan ka DPMG Aceh Besar, Kasat Res Narkoba Polresta Banda Aceh, Forkopimcam Blang Bintang, Kepala Puskesmas Blang Bintang, Ketua Yayasan Kayyis Ahsana BNA, perwakilan Ketua MPU Blang Bintang, Imum Mukim Sungai Makmur, Ketua Apdesi Blang Bintang, Keuchik sekecamatan Blang Bintang, dan warga gampong Cot Nambak, demikian. (MAG)

Editor: RAH