Banda AcehNanggroe Aceh

Jalan Longsor, Dirlantas Polda Aceh: Pemudik Diimbau Agar Waspada

×

Jalan Longsor, Dirlantas Polda Aceh: Pemudik Diimbau Agar Waspada

Sebarkan artikel ini
Dirlantas Polda Aceh Pastikan Mudik Gratis Berjalan Aman
Dirlantas Polda Aceh, Kombes M. Iqbal Alqudusy. (Foto Humas Polda)

INDONESIAGLOBAL, BANDA ACEH – Menyikapi sejumlah ruas jalan yang mengalami longsor di wilayah Kabupaten/Kota provinsi Aceh, masyarakat yang melakukan perjalanan mudik, diminta waspada, terhadap titik rawan jalan amblas, serta diimbau agar berhati- hati supaya tidak terjadi kecelakaan.

Itu disampaikan, Dirlantas Polda Aceh, Kombes M.Iqbal Alqudusy kepada awak media, Selasa 2 April 2024.

ADVERTISEMENTS
BANNER

Kata Iqbal, berdasarkan data yang dirilis Ditlantas Polda Aceh, pada 2 April 2024, terdapat delapan titik jalan yang mengalami kerusakan, akibat longsor dan amblas.

Lokasi itu tersebar di wilayah timur, barat, dan tengah Aceh.

Sejauh ini, jelas Iqbal pihak terkait telah memasang rambu dan marka pada lokasi- lokasi jalan tersebut.

“Salah satu jalan yang mengalami kerusakan adalah di perbatasan Aceh-Sumatera Utara (Sumut),” ungkapnya.

Berikut lokasi- lokasi jalan longsor dan amblas di wilayah Aceh yang perlu diwaspadai pemudik :

1.Jalan KM 81 Desa Simpang Beutong Kecamatan Muara Tiga, Pidie, terjadi amblas pada badan jalan yang disebabkan adanya patahan lempengan di bawah badan jalan.

2.Jalan Bireuen—Takengon KM 12 Desa Teupin Mane, Kecamatan Juli, Bireuen, terjadi amblas jalan akibat longsor pada bahu jalan.

LIHAT JUGA:   Panwaslih Kota Langsa Buka Rekrutmen Panwascam Pilkada 2024

3.Simpang Elak—Krueng Mane, Desa Blang Karieng, Kecamatan Nisam, Aceh Utara, kondisi setengah badan jalan amblas akhir tahun 2022 lalu.

4.Jalan Banda Aceh—Meulaboh KM 64 Gunung Geurutee, Aceh Jaya, terjadi longsoran batu dan retakan dinding tebing.

5.Jalan Banda Aceh—meulaboh Desa Peribu, Kecamatan Arongan Lambalek, Aceh Barat, terjadi abrasi pada badan jalan disebabkan oleh derasnya air sungai arongan.

6.Jalan Tapaktuan—Subulussalam Desa Tangga Besi, Kecamatan Simpang Kiri, Subulussalam, terjadi longsor pada ruas kiri badan jalan yang disebabkan adanya galian.

7.Jalan Subulussalam (Aceh)—Dairi (Sumut), terjadi longsor pada badan jalan akibat abrasi sungai.

8.Jalan Takengon—Blangkejeren Desa Pantan Cuaca, Kecamatan Pantan Cuaca, Gayo Lues, terjadi amblas jalan akibat longsor pada bahu jalan.

Selain itu, Dirlantas Polda Aceh, Kombes Muhammad Iqbal mengatakan, di Aceh terdapat 48 titik rawan bencana, 44 titik rawan kecelakaan, serta 104 lokasi rawan macet.

Terkini ia mengimbau pengguna jalan, untuk berhati- hati, serta tidak lupa untuk mengecek kesiapan kendaraan, sebelum melakukan perjalanan jauh atau mudik.

“Kalau kita lihat data Operasi Ketupat 2023 lalu, terjadi 71 kecelakaan di Aceh, dengan korban meninggal dunia mencapai 37 orang dan luka berat 23 orang,” sebutnya.

LIHAT JUGA:   Devayan Safakat Bersama Dermawan, Bantu Anak Penderita Bocor Jantung Simeulue

Iqbal menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah untuk menekan angka kecelakaan di Tanah Rencong. Selain itu, mantan Kabid Humas Polda Jateng itu juga mengimbau pengguna jalan untuk beristirahat bila mengalami kelelahan saat berkendara.

“Utamakan keselamatan dalam berlalu lintas, agar dapat berkumpul dengan keluarga, untuk menyambut lebaran Idulfitri. Pengguna jalan kita imbau untuk selalu berhati-hati saat mudik,” jelasnya.

Di sisi lain, untuk mobil barang dilarang keras mengangkut para penumpang, sesuai dengan Undang- undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, mobil barang dilarang untuk mengangkut penumpang.

Ia menjelaskan, berdasarkan fungsi dan aturannya, kendaraan mobil bak terbuka dilarang untuk mengangkut penumpang.

Hal itu disebabkan kendaraan bak terbuka berbahaya bagi Keselamatan penumpang dan tidak sesuai dengan kegunaan dan fungsi dari kendaraan tersebut.

“Jika ditemukan mobil bak terbuka yang mengangkut penumpang maka akan dikenakan sanksi tilang.”

“Jadi, kami imbau masyarakat agar tidak membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain dengan menumpangi mobil bak terbuka,”tutup Iqbal. (MAG)

Editor:RAH