Banda AcehNanggroe Aceh

Antisipasi Praktik Curang Penjualan BBM, Polisi Cek SPBU

×

Antisipasi Praktik Curang Penjualan BBM, Polisi Cek SPBU

Sebarkan artikel ini
Antisipasi Praktik Curang Penjualan BBM, Polisi Cek SPBU
Antisipasi Praktik Curang Penjualan BBM, Polisi Cek SPBU. (Foto Ist)

INDONESIAGLOBAL, ACEH TENGAH – Personel Satreskrim Polres Gayo Lues, mengecek sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Itu dilakukan, guna mengantisipasi praktik curang penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM), jelang hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah.

ADVERTISEMENTS
BANNER

Dirreskrimsus Polda Aceh, Kombes Winardy, Kamis 28 Maret 2024, pengecekan dilakukan itu, berdasarkan perintah Kabareskrim Polri, melalui Kapolda Aceh.

Menyikapi situasi di beberapa wilayah telah terjadi tindak pidana dan praktik kecurangan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum. “Dimana pelaku mencampur BBM dengan air.”

LIHAT JUGA:   Pemkot Langsa, Sambut Kepulangan Kloter 9 Jamaah Haji

Karena itu, Kapolda Aceh Irjen Achmad Kartiko memerintahkan jajarannya, untuk menindak stasiun pengisian SPBU nakal, yang merugikan konsumen atau pengguna kendaraan.

Pengecekan terhadap SPBU ini, ungkap Winardy, sebagai wujud antisipasi agar tidak ada praktik kecurangan. “Baik dengan mencampur air, pun mengurangi volume BBM.” Kalau kedapatan, akan kita tindak tegas. “Karena sudah merugikan konsumen,” kata Winardy.

Menjelaskan, adapun lokasi pengecekan dilakukan itu, pada dua SPBU di Kabupaten Gayo Lues, yakni Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Raklunung, dan SPBU Pengkala Blangkejeren.

LIHAT JUGA:   Polres Atam, Tangkap Pelaku Perdagangan Satwa Dilindungi

Hasil pengecekan, beber dia, tidak didapati adanya praktik curang, pompa nozzle juga masih normal.

“Semua mesin dispenser masih tersegel. BBM dikeluarkan sama dengan jumlah harga tertera.” Pun demikian, kepada pemilik SPBU, Winardy menyatakan agar tidak main-main atau mencoba curangi meteran dispenser BBM, atau praktik kecurangan lainnya.

“Karena, hal itu akan ada sanksi, bahkan dapat berujung pidana. Ingat para pemilik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum agar tidak main-main atau coba-coba curangi meteran,” tutupnya.

Editor: RAH