Jendela PantimuraNanggroe Aceh

Saini Rekan Muktar Diduga Pelaku Penipuan Over Kredit Mobil, Mendadak Berang Dan WhatsApp Korban

×

Saini Rekan Muktar Diduga Pelaku Penipuan Over Kredit Mobil, Mendadak Berang Dan WhatsApp Korban

Sebarkan artikel ini
Saini Rekan Muktar Diduga Pelaku Penipuan Over Kredit Mobil, Mendadak Berang Dan WhatsApp Korban
Baju hitam Muktar, 30 tahun. Dia kelahiran Alue Cekdoi, berdomisili di Dusun Kota Bakti Keude Blang, Kecamatan Darus Falah, Aceh Timur, dan baju coklat Saini mereka berdua diduga sepesialis over kredit mobil. (Dok Ist)

INDONESIAGLOBAL, ACEH TIMUR – Usai berita tayang terkait dugaan penipuan over kredit mobil, Saini rekan Muktar (pelaku) hubungi Rasyidin (korban) via pesan WhatsApp, Sabtu 2 Maret 2024.

Dalam pesan diterima itu menanyakan, jika bermasalah dengan Muktar, kenapa namanya turut dilibatkan? Tanya Saini.

BANNER

“Saya menjawab, jika anda ikut serta saat over kredit mobil sebagai saksi, saat transaksi itu,”
sebut Rasyidin, kepada media ini.

Sebelumnya diberitakan, seorang warga di Leung Sa Madat, Aceh Timur, yakni Rasyidin, akrab disapa Badok, 32 tahun, diduga mengalami penipuan over kredit mobil.

Korban sempat memberitahu kepada pihak leasing A, dan mengaku tidak sanggup lagi membayar cicilan per bulan mobilnya.

Pihak leasing itu, ungkap Rasyidin menyarankannya untuk menjual atau mengalihkan unit kendaraan sama yang lain. “Lebih dari dua bulan, saya mencari orang untuk over kredit dan memasarkan mobil untuk dijual. Tapi tidak kunjung berhasil,” tuturnya, kepada Mediarealitas, Minggu 25 Februari 2024.

BACA JUGA:   Pria Nagan Raya Curi Sepmor Ketika Pemiliknya Sedang Istirahat

Saat usahanya itu tidak membuahkan hasil. “Tiba-tiba ia menerima telpon dari seorang pria bernama Muktar, 30 tahun.” Dia kelahiran Alue Cekdoi, domisili di Dusun Kota Bakti Keude Blang, Kecamatan Darus Falah, Aceh Timur.

Kata Rasyidin, saat itu Muktar menelpon dirinya melalui nomor +62 822-8078-5907.” Dalam panggilan telepon seluler itu, Muktar menanyakan, “Ini abang mau alih kredit mobil ya?” Rasyidin (korban) menjawab iya bang.

“Tanya saya, dapat nomor saya dari siapa bang? Muktar menjawab dari orang leasing A,” cerita Rasyidin, meniru ucapan pelaku.

Tidak lama, usai bicara lewat telepon seluler, pelaku mengajak korban melakukan over kredit mobil pada 31 Desember 2023 malam.

Saat itu Rasyidin menolak, dan menyuruh pelaku datang pada 1 Januari 2024. Lalu, pada tanggal 1 tahun 2024, dia melakukan transaksi over kredit mobil merek Honda CRV berkelir hitam, tahun 2014 dengan nomor rangka MHRRM3850EJ450522 dan plat BK1808FZ di rumah korban,” ucap Rasyidin.

BACA JUGA:   Ungkap Kasus Replanting Hingga Akarnya, Kejati Tak Masuk Angin

Saat itu, kata Rasyidin, pelaku datang bersama Saini. “Muktar mengaku rekan dibawanya itu sebagai saksi dalam over kredit mobil.”

Tak lama usai berbincang dan melihat kondisi mobil, Muktar langsung menyebut ini sudah cocok.

Pelaku saat itu datang turut serta membawa dokumen, termasuk KTP istri pelaku bernama Farlinda. Over kredit mobil pun berjalan lancar. Muktar mengembalikan DP kepadanya sebesar Rp53 juta.

Lalu, dalam transaksi Rp53 juta itu, Rasyidin menyebutkan hanya menerima Rp50juta. Janji Muktar, Rp3 juta lagi ditangguhkan, dan dibayar pada 15 Februari 2024.

Selang dua bulan, Rasyidin mengaku menerima laporan dari pihak leasing, jika mobil over kreditnya tersebut belum dibayar pelaku, hingga saat ini.

BACA JUGA:   21 Calon Panwaslih Pilkada Agara, Kembalikan Berkas

Dan pelaku, sudah dihubungi berulang kali. “Bahkan sempat ke rumahnya, tetapi pelaku itu tidak ada. Nomor telepon selulernya sudah tidak aktif lagi.”

Selain itu, melalui keuchik pun, dia sudah berusaha. Tapi juga susah untuk bertemu Geuchik Kota Bakti Keude Blang, Kecamatan Darus Falah, Aceh Timur.

Akhir usaha itu, dia pun berhasil bertemu sang geuchik. Dia mengatakan jika Muktar memang warganya, tapi dia tidak pernah terlihat lagi di desa ini.

“Sedangkan Istrinya Farlinda, memang warga di sini dan masih menetap di sini,” sebut keuchik tersebut.

Kemudian, dalam pertemuan itu, keuchik menyampaikan Muktar itu memang sepesialis over kredit mobil dan hal lain. Selain itu, keuchik juga mengatakan, bahwa dia korban kesembilan datang dalam kasus sama.

Penulis: Rahmad
Editor: DEP