Banda AcehKriminalNanggroe Aceh

Tiga Terduga Pelaku Curas Ditangkap Polresta Banda Aceh

×

Tiga Terduga Pelaku Curas Ditangkap Polresta Banda Aceh

Sebarkan artikel ini
Tiga Terduga Pelaku Curas Ditangkap Polresta Banda Aceh
Tiga Terduga Pelaku Curas Ditangkap Polresta Banda Aceh. (Foto Ist)

INDONESIAGLOBAL, BANDA ACEH – Tim Rimueng Satreskrim Polresta Banda Aceh, mengamankan tiga orang pemuda, diduga pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas), di kawasan Jembatan Limpok, Aceh Besar pada 17 Januari 2024 lalu.

Sementara, terduga pelaku terkait kasus itu, yakni inisial YRU, 20 tahun, merupakan warga Peuniti, Banda Aceh. Kemudian, JJ, 20 tahun, warga Lam Hasan, Peukan Bada, Aceh Besar, serta IT, 28 tahun, merupakan warga Banda Aceh.

Sedangkan, korban dalam kejadian tersebut adalah Fita Aulianda, 18 tahun, merupakan warga Meunasah Papeun, Krueng Barona Jaya, Aceh Besar.

Itu dikatakan, Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, Kompol Fadillah Aditya kepada awak media, Sabtu 3 Februari 2024.

Fadillah menjelaskan, saat ini kedua terduga sedang menjalani pemeriksaan di ruang Satreskrim Polresta Banda Aceh.

Kata dia, bahwa kejadian ini bukanlah dilakukan oleh komunitas genk motor, tetapi murni dilakukan oleh pelaku yang sudah dewasa.

BACA JUGA:   Kapolres Abdya Gelar Apel Operasi Keselamatan Seulawah

“Dalam perkara ini bukan dilakukan oleh komunitas anak – anak genk motor, tapi tindak pidana Pencurian dengan kekerasan, tersangka juga usia sudah dewasa”

“Jadi jangan dipersepsi kearah yang lain, yang dapat menimbulkan keresahan masyarakat lainnya,” pinta Kasatreskrim.

Untuk diketahui, lanjutnya, tindak pidana pencurian dengan kekerasan terhadap Fita Aulianda, terjadi saat korban sedang melintasi wilayah Kuta Baro menuju, desa Limpok menggunakan sepeda motor miliknya.

Tidak dinyana, tegas Fadillah, tiba- tiba kedua terduga, melakukan aksi pencurian dengan kekerasan, mengunakan alat bantu, yakni sepeda motor type Honda Beat.

“Saat itu korban yang tengah melintasi kawasan itu, kaget karena tiba- tiba kedua terdiga ini langsung menendang sepeda motor korban”

“Kemudian, setelah melakukan aksi itu, terduga langsug menarik tas korban, hingga korban terjatuh dan kedua terduga langsung melarikan diri,” tukas Kasat.

BACA JUGA:   HMI Cabang Blangpidie Apresiasi Kinerja KIP Abdya

Sementara, barang milik korban yanh berhasil diambil, berupa tas berisikan dokumentasi, serta satu unit Handphone merk Oppo 5A dan sejumlah uang tunai.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka-
luka dan dirawat di salah satu RS di Banda Aceh.

Fadillah mengutarakan, setelah mendapatkan informasi, tim segera melakukan penyelidikan, namun para terduga, selalu berpindah lokasi, sehingga tim harus terus bekerja ekstra, guna melakukan penangkapan.

Berdasarkan penyelidikan, akhirnya Tim Rimueng bersama Unit Reserse Polsek Krueng Barona Jaya, berhasil mendapatkan informasi, bahwa diduga salah satu pelaku tindak pidana pertolongan jahat (tadah), sedang berada di kawasan Peunayong Banda Aceh, Jumat 2 Februari 2024.

“Mereka (Tim Rimueng) langsung bergerak menuju ke kawasan Peunayong, dan berhasil mengamankan seorang pria, diduga sebagai pelaku tindak pidana pertolongan jahat (tadah), inisial IT, 28 tahun, merupakan warga Banda Aceh.

BACA JUGA:   Nasri Saputra Saksi Paslon Presiden 03 di Aceh Jaya, Menolak Hasil Pemilu 2024

Lebih lanjut, ujar Kasatreskrim, setelah dilakukan interogasi, ia mengaku telah membeli barang hasil curian tersebut, dari terduga JJ.

“Dari informasi itu, Tim rimung langsung melakukan penangkapan terhadap JJ, di Desa Lam Hasan, Aceh Besar. Saat dilakukan interogasi, JJ mengakui, jika dirinya telah melakukan aksi curas di kawasan Limpok bersama YRU”

“Saat itu pula, tim harus kembali ke wilayah kecamatan Kuta Alam, karena menurut informasi yang diterima dari JJ, jika terduga YRU sedang berada di kawasan Kuta Alam,” beber Kasat.

Kekinian, YRU berhasil diringkus oleh petugas dan kini telah diamankan ke Satreskrim Polresta Banda Aceh, untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut, pungkas Fadillah. (MAG)

Editor: RAH