BANNER
Banda AcehNanggroe AcehPeristiwa

Tengah Mengajar, Guru Olahraga MIN 9 Banda Aceh Meninggal Dunia

×

Tengah Mengajar, Guru Olahraga MIN 9 Banda Aceh Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Tengah Mengajar, Guru Olahraga MIN 9 Banda Aceh Meninggal Dunia
Foto: Guru Olahraga MIN 9 Kota Banda Aceh meninggal dunia, diduga akibat serangan jantung. (Ist)

INDONESIAGLOBAL, BANDA ACEH – Muhammad, 56 tahun, guru mata pelajaran olahraga di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 9 Banda Aceh, meninggal dunia saat memberikan mata pelajaran Penjaskes di Stadion Mini Lambhuk, Kecamatan Ulee Kareng, Rabu 15 November 2023 pagi.

Kapolsek Ulee Kareng, Iptu Syamsul dihubungi membenarkan hal itu, jika ada warga Desa Tibang, Kecamatan Syiah Kuala, pekerjaan guru, meninggal dunia di Lapangan Bola Mini, Desa Lambhuk, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh, pada Rabu pagi, imbuhnya, Kamis 16 November 2023 malam.

ADVERTISEMENTS
BANNER

Dia menjelaskan, pihaknya menerima laporan adanya orang meninggal tersebut, dari masyarakat Lambhuk sekira pukul 09.45 WIB pagi. Menurut keterangan saksi, sekira pukul 09.30 WIB, korban pergi ke lapangan mini Lambhuk, untuk melatih murid MIN 9 Banda Aceh, mata pelajaran olahraga.

LIHAT JUGA:   Jenguk Teman Di Penjara, Malah Kena Tangkap Polisi

Kemudian, Muhammad menyempatkan bermain bola bersama para murid. Tak berselang lama, tiba-tiba korban terjatuh dalam posisi terlungkup. “Para murid berlari untuk memberikan pertolongan sembari menghubungi pihak rumah sakit dan kepolisian,” ungkap Syamsul.

Usai menerima laporan adanya satu pria jatuh di lapangan, dan belum sadarkan diri, maka petugas bergegas menuju lokasi. Tiba di sana sekira pukul 10.00 WIB, bersama tim medis, petugas kepolisian melakukan pertolongan pertama, dan melakukan evakuasi Muhammad menuju RSUZA.

LIHAT JUGA:   DPO Bandar Narkoba Aceh Tenggara, Diringkus Polisi

“Namun naas, nyawa Muhammad tidak tertolong. Hasil pemeriksaan dinyatakan meninggal dunia diduga akibat serangan jantung,” kata Syamsul.

Dia pun mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga ditinggal, kata dia, siapapun tidak dapat menduga kapan maut akan menjemput.

“Jika memang dalam keadaan kurang fit, sebaiknya jangan memaksakan melaksanakan kegiatan berat, seperti olahrga dan lain-lain,” pesan kapolsek itu. (MAG)

Editor: YUD