Jendela Ala

Sakit Dan Terlantar Di Negeri Jiran, Sariman Akhirnya Dapat Perawatan Pemkab Agara

×

Sakit Dan Terlantar Di Negeri Jiran, Sariman Akhirnya Dapat Perawatan Pemkab Agara

Sebarkan artikel ini
Foto: Kadis Sosial Bahagia Wati, jemput kepulangan Sariman untuk di Rawat Di RSUD Haji Sahudin Kuatacane.(Pardi/IndonesiaGlobal)

IG.NET, ACEH TENGGARASariman, 21 tahun, warga Desa Muara Lawe Bulan, Kecamatan Babussalam, Aceh Tenggara terlantar sakit di Negeri Jiran Malaysia, akhirnya kembali ke Indonesia.

Kembalinya warga Aceh Tenggara itu, langsung dijemput Bahagia Wati, Kepala Dinas Sosial kabupaten bersama rombongan, Kamis 28 September 2023 di Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara.

Kata Wati, Sariman berhasil dibawa pulang karena sakit, dijemput Tim Dinsos pulang ke kampung halaman. “Setiba di Aceh Tenggara, dia langsung dirawat di ruang VIP RSUD H Sahudin Kutacane, ditangani Tim dr Aidil, SpPD dan dr Rispan, SpP,” ungkap kadinsos.

Menyatakan Sariman, “Alhamdulilah sudah mengalami jauh perubahan, dan akan memberikan pengobatan hingga tuntas,” tambah dokter Bukhari, Direktur RSUD H Sahudin Kutacane, Senin 2 Oktober 2023.

Bukhari SpOG, didampingi Kadis Sosial Aceh Tenggara, Bahagia Wati, menjelaskan penyakit dialami Sariman, akibat infeksi bagian paru-paru. “Itu dikatakan dua dokter spesialis Penyakit Dalam, dan akan sembuh sekira enam bulan,” katanya.

Kata dia, Insya Allah pasien bisa sembuh dengan melakukan pengawasan orang tua sekira enam bulan. “Beda halnya dengan penyakit lain, seperti penyakit gula dan darah tinggi, itu selalu minum obat sampai seumur hidup.”

Menurut Bukhari, pasien menderita sakit menahun itu sudah dapat pulang dan minum obat teratur, dan kontrol selama enam bulan, serta melakukan pengawasan,Insya Allah dapat sembuh,” ucapnya.

Tempat sama, Kadinsos Bahagia Wati menerangkan, perawatan Sariman ini, atas perintah Direktur RSUD Sahudin Kutacane agar langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan perawatan lebih lanjut.

Kini, Alhamdulilah kondisi Sariman, terlihat mulai membaik dan bisa pulang ke rumah. Namun, dengan catatan tetap dilakukan rawat jalan, pesannya. Berjanji tetap melakukan pendampingan dan tetap melakukan kordinasikan ke Kementerian Sosial terkait pekerjaan Sariman ke depannya, dapat disesuaikan.

Bahagia Wati juga menjelaskan, kondisi Sariman dari Malaysia hingga di RSUD Sahudin Kutacane, berangsur berubah dan sudah membaik. “Tinggal menjalankan rawat jalan saja,” katanya.

Sementara itu, Sahbani orang tua Saniman, mengucapkan terimakasih kepada Penjabat (Pj) Bupati Aceh Tenggara, dan Direktur RS, banyak membantu anak kami. “Dengan bantuan ini, Alhamdulillah anak kami sudah membaik dan dapat pulang kembali,” tutup dia. (MAG)

Editor: DEPP

388 Mahasiswa UGL Aceh Diwisuda
Jendela Ala

INDONESIAGLOBAL, ACEH TENGGARA – 388 lulusan dari berbagai program bidang studi (Prodi) di lingkungan Universitas Gunung Leuser (UGL) Aceh mengikuti…