IG.NET, ACEH TENGGARA – Guna pengembangan budaya baca dalam pengelolaan perpustakan umum dan penggiat literasi, Dinas Perpustakaan Aceh Tenggara, menggelar pelatihan selama empat hari.
Sejak 23 Semptember, hingga 26 September 2023 di Aula MAN 1 Kutacane, diikuti 150 orang peserta, tergabung dalam tiga unsur, yakni pengelolaan perpustakaan sekolah dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.
Muhammad Rasadi, Kepala Dinas Perpustakaan Aceh Tenggara, melalui Sekretaris Jurkarnaim Yusra mengatakan, kegiatan pelatihan ini digelar berdasar dukungan dari Penjabat (Pj) Bupati Syakir.
Tujuannya, kata dia untuk pengembangan budaya membaca, sekaligus sebagai pembinaan perpustakaan bagi pengelolaan perpustakaan umum dan penggiat literasi.
Selain itu, dalam pelatihan tersebut, turut dihadirkan pemateri berkompeten dari kabupaten pun provinsi, ia berharap adanya pelatihan ini mampu meningkatkan gemar baca di kalangan anak didik dan juga masyarakat umum.
Menurut dia, perpustakaan ini sebagai salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar, imbuhnya, kepada IndonesiaGlobal, Minggu 24 September 2023.
Ia menjelaskan jika stressing point ini ditujukan kepada pengelola perpustakaan umum, dan perpustakaan sekolah semua tingkatan. “Seperti SD, SMP, SMA dan penggiat literasi.”
Kemudian, kata dia, kegiatan kita gelar ini juga berdasarkan tugas pokok dari Dinas Perpustakaan untuk melakukan pengembangan budaya baca, “Sekaligus melakukan pembinaan serta penyelamatan dan pelestarian dokumen arsip daerah.”
Ke depannya, semoga manajemen perpustakaan kita semakin bagus dan mempengaruhi minat baca masyarakat. “Sebab, informasi perpustakaan sekarang diera digital itu penting,” tutup Jurkarnaim. (MAG)
Editor: DEPP













