BANNER
Banda Aceh

Cegah dan Brantas Peredaran Serta Penyalahgunaan Narkotika, Lapas Kelas IIA Banda Aceh Disidak

×

Cegah dan Brantas Peredaran Serta Penyalahgunaan Narkotika, Lapas Kelas IIA Banda Aceh Disidak

Sebarkan artikel ini
Foto : Sidak Lapas Kelas IIA Banda Aceh kepada WBP, oleh Sat Ops Patnal Pas, Kanwil Kemenkumham Aceh dan BNN Provinsi Aceh. (Ist)

IG.NET, BANDA ACEH – Tim Gabungan Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan (Satops Patnal Pas), Kanwil Kemenkumham Aceh bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Aceh, gelar Sidak, Sabtu 15 Juli 2023.

Sidak dilakukan itu, berlaku pada seluruh kamar Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banda Aceh, dalam rangka Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

ADVERTISEMENTS
BANNER

Kepala Divisi Pemasyarakatan Aceh, Yudi Suseno dihubungi IndonesiaGlobal, Senin 17 Juli 2023, menjelaskan razia ini adalah giat rutin dilakukan secara mendadak dan bersinergitas bersama BNNP Aceh, dikoordinir Kabid Pemberantas, yaitu Kombes Pol Beridiansyah.

Kata dia, tujuannya mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba di dalam Lapas, dan bukan hanya sidak barang terlarang, pihaknya juga melakukan test urine kepada 30 WBP diambil secara acak oleh Tim BNN.

“Usai dilakukan test, sebanyak 29 orang WBP hasilnya negatif dan satu orang positif. Sedangkan WBP positif tersebut, dijelaskannya bukan karena mengunakan narkoba, tetapi mengkonsumsi obat, karena sakit.”

Dia menegaskan, Lapas Banda Aceh berkomitmen mewujudkan “Zero Halinar” yakni (Handphone, Pungli dan Narkoba) serta Lapas Bersinar (Bersih Narkoba).

Tentunya, kata dia, ini merupakan hasil kerja keras dari seluruh pegawai Lapas Banda Aceh dan hasil sidak telah membuktikan bahwa peredaran HP, Pungli dan Narkoba sudah sangat baik terkendali, disaksikan langsung Tim BNNP Aceh.

“Ke depan, kita akan terus meningkatkan pembinaan-pembinaan bagi WBP agar sadar narkoba,” sebut Yudi Suseno.

Yudi pun mengingatkan masyarakat, khusus para remaja di wilayah Aceh sekitar, agar menghindari rasa penasaran terhadap narkoba.

Sebab, sebagian besar riwayat kecanduan pada remaja dan anak muda, berasal dari hal tersebut. “Selain itu, ketahui dampak buruk pemakaian narkoba bagi kesehatan fisik dan mental,” katanya.

Bukan itu saja, pesan dia pilih pergaulan atau teman yang baik. Hindari yang dapat membawa pengaruh buruk bagi kehidupan, kemudian lakukan kegiatan positif seperti olahraga atau mengisi waktu dengan hal-hal positif.

“Ingat, ancaman hukuman bagi penyalahgunaan narkoba tergolong berat. Selamatkan masa depan, jika tidak ingin menyesal hingga akhir hayat,” kata Yudi. (MAG)

Editor : DEPP