PT MifaPWI

PWI Aceh Barat Tolak Pemberitahuan Bantuan Hewan Qurban PT MIFA

×

PWI Aceh Barat Tolak Pemberitahuan Bantuan Hewan Qurban PT MIFA

Sebarkan artikel ini
Foto : Terimakasih atas perhatian dan niat baik perusahaan, PWI Aceh Barat mohon maaf, dan menolak secara tegas sebagaimana kesepakatan rekan-rekan. (Ist)

IG.NET, ACEH BARAT – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh Barat, tegas menyatakan penolakan terhadap rencana penyerahan sapi qurban Idul Adha 1444 H tahun 2023, dari PT MIFA Bersaudara.

Rencana penyerahan qurban ini tertuang dalam surat Nomor L-154/MB/ECM-MBO/VI/2023, dikeluarkan pihak perusahaan terbesar di wilayah pantai barat selatan, Aceh beroperasi bidang pertambangan Batubara.

Isi dalam surat tertuju kepada PWI menerangkan, dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha, PT MIFA Bersaudara melaksanakan serah terima hewan qurban di Kantor Pelabuhan Peunaga Cut Ujong, Kecamatan Meureubo, Selasa 27 Juni, pukul 08.30 WIB.

Itu dikatakan Ketua PWI Aceh Barat, Sa’dul Bahri kepada IndonesiaGlobal di Meulaboh, Selasa 26 Juni 2023 malam. “Terimakasih atas perhatian dan niat baik perusahaan, tetapi kita mohon maaf, dan menolak secara tegas sebagaimana kesepakatan rekan-rekan PWI,” katanya.

Menurut dia, penolakan tersebut bukan tanpa sebab. Pasalnya, masyarakat sekitar perusahaan tambang batubara berada di daerah setempat, lebih layak menerima qurban dibanding PWI.

Kata Sa’dul, kita tidak bisa diterima daging itu, karena pemahaman teman-teman (jurnalis) masih banyak masyarakat di Meulaboh lebih layak menerima bantuan itu.

Sa’dul menilai, undangan dilayangkan ke Kantor PWI Aceh Barat itu, justru akan membuat kegaduhan tengah wartawan dalam wadah PWI setempat.

Maka, menanggapi surat tersebut dan mengatasi problematika yang ada, PWI pun mengambil keputusan bersama anggota menolak hewan qurban dari mereka, tegas Ketua PWI Aceh Barat itu.

Dia pun menjelaskan, sejauh ini hubungan mayoritas jurnalis dan perusahaan tambang Batubara, dinilai kurang harmonis. Lantaran terlalu sulit memperoleh konfirmasi saat diperlukan.

Kata Sa’dul, capek juga selalu dengar keluhan teman-teman wartawan tentang PT MIFA Bersaudara, terkesan sulit di wawancara.

“Lebih bagus kami tolak saja sapi qurban itu,” tutup Sa’dul.

Editor : DEPP