IG.NET, ACEH TENGGARA – Dinilai sarat masalah, bantuan barang dari Pemerintah Aceh diterima 20 orang penerima manfaat berupa alat-alat perbengkelan, mesin jahit dan alat kelengkapan Door Smeer bagi sejumlah Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dari Provinsi Aceh, diduga tidak tepat sasaran.
Menurut informasi diterima IndonesiaGlobal.Net, penerima manfaat bantuan itu tidak tepat sasaran diduga menggunakan dokumen Kartu Keluarga dan Fotokopy KTP milik orang lain, penerima manfaat juga tidak sesuai identitas diajukan.
Informasi lain diterima, bantuan itu merupakan Pokir salah satu Anggota DPRA, Dapil 8 Aceh Tenggara dan Gayo Lues, sumber APBA 2022 sebesar Rp500 juta, melalui Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Aceh.
Terkait hal itu, Pajri Gegoh Selian Ketua Lsm Gerakan Masyarakat Pemburu Koruptor (Gempur), Aceh Tenggara, Selasa 17 Januari 2023, sangat menyanyangkan hal tersebut, sebab penerima tak tepat sasaran.
Kata dia, dokumen identitas warga mendapat bantuan barang itu, dinilainya kategori orang mampu. “Seharusnya, bantuan itu diprioritaskan kepada masyarakat kalangan bawah atau tidak mampu.”

Padahal, warga setempat menerima bantuan dari dinas itu, wajib melampirkan surat keterangan tidak mampu dari desa setempat ditandatangan kepala desa, ungkapnya.
Gegoh menjelaskan, ketika barang sudah diterima para penerima manfaat, sebagian besar bantuan itu dikuasai oleh orang mempunyai ekonomi mampu. “Ini sangat miris sekali.”
Kepada dinas terkait, dia berharap agar segera melakukan kroscek ulang dan turun ke Aceh Tenggara untuk memastikan bantuan sudah disalurkan itu, harus tepat sasaran, kata Gegoh.
Terpisah, Aswar selaku Kabid Program Dinas Koperasi Provinsi Aceh dihubungi IndonesiaGlobal.Net, mengaku belum bisa menjelaskan.
“Saya baru masuk bulan 10 kemaren. Terkait hal itu, belum bisa dijelaskan secara detail. Sebab, data terkait proyek tersebut, kabid lama yang tahu,” jawabnya.
Diketahui, bantuan tersebut direalisasikan pada Senin 2 Januari 2023, di Senine Kafe Desa Pulonas, Kecamatan Babussalam. (MAG)
Editor: VID












