Nanggroe Aceh

ASNLF Eropa Kecam Pembajakan Foto Tokoh Aceh Merdeka Oleh Gerindra

×

ASNLF Eropa Kecam Pembajakan Foto Tokoh Aceh Merdeka Oleh Gerindra

Sebarkan artikel ini

IG.NET, ACEH – Aceh Sumatra National Liberation Front (ASNLF) mengecam keras pemajangan foto dua tokoh penting Aceh Merdeka (Alm) Tgk. Hasan Tiro dan (Alm) Tgk. Abdullah Syafie pada latar acara pelantikan pengurus baru Partai Gerindra di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Selasa 20 Desember malam lalu.

Pernyataan itu disampaikan Juru Bicara ASNLF, Asnawi Ali dalam keterangan resminya yang diterima IndonesiaGlobal.net Sabtu 24 Desember 2022. Menurutnya, pemajangan foto kedua tokoh tersebut sarat kepentingan politik pragmatis dan melegitimasi kepentingan perpanjangan partai nasional di Aceh.

BACA JUGA:   Arus Balik Penyeberangan Pelabuhan Ulee Lheue Aman-Lancar

“Sangat mempermalukan bangsa Aceh. Yang mempersandingkan kedua foto Almarhum dengan partai nasional Indonesia di bawah pimpinan oknum menteri Kemenhan RI yang pernah berperang dengan rakyat Aceh di masa konflik bersenjata, sangatlah tidak beradab,” ujarnya

Tidak dapat dipungkiri, bahwa kedua tokoh pergerakan Atjèh Meurdéhka (Alm) Tgk. Hasan Tiro dan (Alm) Tgk. Abdullah Syafie adalah milik bangsa Aceh dan tidak ada keterkaitan dengan kepentingan Partai Nasional (Panas) di Indonesia.

“Patut dikecam apapun upaya ini untuk mengecoh dan bagian agenda setting opinion demi kemenangan parnas di Aceh. Wahai orang Aceh, sadarilah ini semua, ini bukanlah untuk kepentingan Politik Lokal (Parlok), melainkan semata dimanfaatkan untuk kepentingan politik nasional,” imbuhnya

BACA JUGA:   Tingkatkan Kesadaran Dan Keselamatan Bagi Pengendara, Kapolres Andy S Turun Ke Jalan

Hasil amatan dari berbagai sisi, ASNLF, berkesimpulan, bahwa apapun dalih yang digunakan oleh “sipenjual” kedua kodak almarhum tokoh Aceh Merdeka ini sangat tidak bisa diterima dengan akal sehat.

Bahkan, secara tidak langsung fakta ini bisa dikatakan sebagai sebuah penghinaan dan penipuan sejarah (deception of history). Historis ini perlu dikoreksi agar tidak dijadikan alibi oleh orang-orang yang mempunyai kepentingan politik di Aceh, terutama menjelang pemilu serentak 2024 yang biasanya “menjual” jargon-jargon yang mengatasnamakan perjuangan Aceh.

BACA JUGA:   Arus Balik Penyeberangan Pelabuhan Ulee Lheue Aman-Lancar

Selanjutnya ASNLF menyampaikan apresiasi kepada siapa saja yang masih menghormati kedua tokoh Aceh Merdeka tersebut, meskipun cita-cita beliau belum terwujud. Ideologi perjuangan yang beliau sampaikan kepada kita masih terpahat dalam hati. Semoga perjuangan almarhum terus bisa berkelanjutan.

 

R Mauliady Melaporkan

Editor: Adnan Ns