IG.NET, ACEH BARAT – Kepolisian Resor (Polres) Aceh Barat bersama para Tengku Dayah, pemuka Agama, Da’i Bhabinkatibmas, Komunitas Sepakbola dan warga sekitar menggelar Shalat Ghaib untuk Almarhum Abu Tumin, Ulama kharismatik Aceh dan para korban di insiden Kanjuruhan Malang, Jawa Timur. Di Mapolres setempat, Senin 3 Oktober 2022 malam.
Kapolres Aceh Barat, AKBP Pandji Santoso, mengatakan pelaksanaan Shalat Ghaib disertai Dzikir bertujuan untuk memanjatkan doa untuk para korban dan polisi gugur saat bertugas.
”Kita menggelar doa bersama untuk menggenang 127 orang yang meninggal dan gugurnya dua orang teman sejawat kami yang bertugas di lapangan,” imbuh Kapolres Aceh Barat.

Pandji mengatakan, doa bersama digelar ini sebagai bentuk solidaritas sesama umat muslim. Kemudian, sebagai murid sudah sepatutnya dan wajib memanjatkan doa untuk salah satu ulama yang sudah lebih dulu menghadap sang khalik.
Kata Pandji, pihaknya mengaku prihatin atas kejadian di Jawa Timur. Namun dibalik insiden itu, perlu dijadikan pelajaran dan mengambil hikmah atas peristiwa menelan korban sebanyak 127 orang warga sipil dan dua orang polisi.
”Sebagai sesama muslim sebangsa dan setanah air, kita ikut prihatin. Kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita bersama, dan kita dapat mengambil hikmah,” ucap Pandji.
Kapolres mengajak masyarakat di Aceh Barat untuk tetap menjaga situasi terus kondusif dan keamanan yang baik. Sehingga kita bisa beraktivitas serta terhindar dari hal-hal tidak diinginkan, tutup Pandji.
MAG/Reza A. Latif melaporkan
Editor : VID












