HukumJendela Barsela

Gegara APAR, BPBD Agara Bantah Lakukan Kerjasama dengan CV BSI

×

Gegara APAR, BPBD Agara Bantah Lakukan Kerjasama dengan CV BSI

Sebarkan artikel ini

IG.NET, ACEH TENGGARA – Terkait Sosialisasi Program penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) bersumber dari Dana Desa (DD) di tahun 2022. Hal ini disebut-sebut jika Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara, dikabarkan melakukan kerjasama dengan CV Bhatara Safety Indonesia (BSI).

 

Melalui sambungan telepon seluler, Kalaksa BPBD Agara, Nazmi Desky, yang disampaikan Sekretaris Zulsapri Desky,  membantah keras kerjasama dimaksud, Jum’at 9 September 2022.

BACA JUGA:   Tingkatkan Kesadaran Dan Keselamatan Bagi Pengendara, Kapolres Andy S Turun Ke Jalan

 

Kata dia, dalam kerja sama program APAR ini BPBD Agara tidak pernah melakukan komitmen. Pun melakukan kerjasama dengan CV dimaksud terkait sosialisai atau pelatihan penggunaan APAR di Desa.

 

“Hal ini kita tidak pernah melakukan kerja sama dengan CV Bhatara Safety Indonesia atau pihak manapun untuk sosialisai APAR di desa dalam kabupaten Aceh Tenggara,” ungkap Sekretaris BPBD itu.

BACA JUGA:   Tingkatkan Kesadaran Dan Keselamatan Bagi Pengendara, Kapolres Andy S Turun Ke Jalan

 

Terrpisah, Heri, yang disebut-sebut sebagai direktur CV Bhatara Safety Indonesia, saat di konfirmasi IndonesiaGlobal melalui sabungan telepon seluler, Kamis 8 September 2022, terkait pengadaan APAR dan sosialisasi di desa dalam kabupaten setempat, ternyata nomor dituju salah.

BACA JUGA:   Tingkatkan Kesadaran Dan Keselamatan Bagi Pengendara, Kapolres Andy S Turun Ke Jalan

 

Sebelumnya, berdasarkan nomor diterima media ini diberikan salah seorang yang mengaku staf di CV tersebut, ternyata salah sambung.

 

Pemilik nomor itu mengaku bukan sebagai direktur CV Bhatara Safety Indonesia. Dia mengaku tidak pernah mendengar terkait nama CV Bhatara Safety Indonesia, kata dia.

MAG/Salihan Beruh melaporkan

Editor : VID

Perwira TNI AD Ditembak Mati OPM
Hukum

INDONESIAGLOBAL – Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali berulah. Mereka melakukan pembunuhan lagi. Kini korbannya adalah seorang perwira TNI Angkatan Darat…