Jendela Ala

Wacana Pilsung Serentak Kepala Mukim dan Kepala Kampong Belum Jelas

×

Wacana Pilsung Serentak Kepala Mukim dan Kepala Kampong Belum Jelas

Sebarkan artikel ini

IG.NET, SUBULUSSALAM – Wacana Pemilihan Langsung (Pilsung) Serentak Kepala Mukim dan Kepala Kampong se-Kota Subulussalam, semula dijadwalkan 2022, hingga berita ini diturunkan belum jelas kepastiannya.

 

ADVERTISEMENTS
BANNER

Informasi ini menyusul konfirmasi IndonesiaGlobal dengan Kepala Bagian Tata Praja Setdako, Ronise Bancin, S.STP, Senin 9 Mei 2022 dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampong (DPMK) Subulussalam, Irwan Faisal, SH, Selasa 10 Mei 2022.

 

“Terkait Pilmukim masih menunggu fasilitasi Perwal Pilmukim,” pesan WhatsApp Ronise. Diketahui, dari total delapan kemukiman dalam lima kecamatan di sana, saat ini semua sudah berstatus Pj. antara satu dan dua tahun.

 

Sementara DPMK akui belum menyurati kepala kampong yang akan ikut dalam kontestasi Pilkampong 2022. “Soal Pilkampong belum disurati kepala kampong terkait,” pesan WA Faisal.

 

Seperti pada pelantikan 31 orang Pj. Kepala Kampong di Pendopo Wali Kota, Rabu 20 April 2022 lalu, Wali Kota, Affan Alfian Bintang, SE, dihadapan sejumlah pejabat Forkopimda menegaskan jika salah satu tugas terpenting Pj. Kepala Kampong adalah menyukseskan kontestasi Pilkampong serentak, 2022.

LIHAT JUGA:   BPK Temukan Kekurangan Volume Pada 12 Paket Pekerjaan Jalan Pemerintah Aceh Tenggara

 

Menyusul pelantikan itu, diketahui 50 dari 83 kampong dalam lima kecamatan di sana kini dipimpin Pj. Fakta, dalam kurun waktu sekira tiga tahun (sejak, 14 Mei 2019) Affan Alfian Bintang dan Salmaza memimpin kota ini belum pernah digelar Pilkampong. Namun sejumlah kampong telah dipimpin Pj. dalam masa dua hingga empat tahun, dengan Pj. berbeda atau diperpanjang.

 

Dikonfirmasi pra pelantikan 31 Pj. itu, Faisal sebutkan jika rencana tahapan Pilkampong serentak dimulai, Juni 2022 dan pelantikan kepala kampong terpilih, Oktober atau November 2022. Bahkan, kata dia justru beresiko jika tidak digelar 2022. Selain dana shering DPMK Rp300-an juta, diplotkan anggaran antara Rp25 s/d Rp30juta setiap kampong peserta Pilkampong serentak tahun ini.

LIHAT JUGA:   Kadis PUPR Agara: Rekanan Secepatnya Pengembalian Terkait Temuan Pekerjaan Jalan Kekurangan Volume

 

“Alasannya, tahapan Pilpres, Pilkada dan Pileg 2024 sudah dimulai 2023 sehingga tidak ada alasan Pilkampong ditunda.”

 

Sementara, soal wacana Pilkampong, sejumlah warga dikonfirmasi enggan berkomentar, kecuali memilih menunggu. Pasalnya, mereka pesimis dengan janji Pemko Subulussalam yang sejak dua tahun lebih sudah menggaungkan Pilkampong serentak, namun terkesan hanya sebatas gaung.

 

“Kalau memang ada Pilkampong tahun ini, kenapa kok belum ada tanda-tanda di desa sampai sekarang,” kritik warga berharap Wali dan Wakil Wali Kota, Affan Bintang – Salmaza tak larut dalam janji.***

 

Khairul melaporkan

Editor : DEP