EkonomiJendela AlaNanggroe Aceh

Berbasis Pertanian, Targetkan Santri Berwirausaha

×

Berbasis Pertanian, Targetkan Santri Berwirausaha

Sebarkan artikel ini


IG.NET. SUBULUSSALAM – Berbasis Pertanian, Pondok Pesantren (Ponpes) Tazkiyaturraidah Dusun Jambu Mbelang, Desa Suka Makmur, Kecamatan Simpang, Kota Subulussalam targetkan santri mampu berwirausaha.

Bermotto, kreatif, intelektual, agamis dan mandiri, ponpes dibangun di areal seluas satu hektare ini ikut diasuh guru tahfiz 30 juz, alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (Jawa Timur).

BANNER

Visi mencetak kader pemimpin umat berkualitas, faham ilmu agama, sains dan teknologi secara seimbang. Misi, membentuk pemimpin intelek, generasi unggul menuju khairu ummah, mampu bersaing di kancah nasional.

Foto : Saat Santriwati dilatih memanah 

 

Kepada IndonesiaGlobal.Net, Sabtu 26 Maret 2022, Pimpinan Ponpes Ustaz Abdul Izul Azhar Padang, S.Pd menjelaskan, berdiri Juli 2021, ponpes ini merupakan salah satu unit kegiatan Yayasan H. Joka Abdul Hamid Padang, ayah sang Pimpinan Ponpes.

BACA JUGA:   Peringati Hari Bumi, Mahasiswa UGL Aceh Lakukan Penghijauan

 

Ditegaskan, memilih basis pertanian dilatarbelakangi rasa prihatin karena tak sedikit alumni ponpes saat kembali ke masyarakat tidak mampu mengimbangi perkembangan, menganggur dan kurang skill.

“Mengemas berbasis pertanian, santri tak hanya diajarkan ilmu agama, tetapi juga sains, wirausaha dan teknologi yang berimbang serta mandiri dalam berbagai bidang sehingga dapat dikembangkan ketika sudah menjadi alumni,” tegas Izul, yakin ponpes ini mampu melahirkan generasi Islam yang mandiri, beriman dan berketerampilan.

BACA JUGA:   IRT di Aceh Tenggara, Jadi Pengedar Narkoba

Program unggulan di sana, Izul sebut ahfizul qur’an, billinggual language (arab dan inggris), adab dan kepemimpinan, entrepreneurship, agribisnis (hortikultura), sains dan teknologi.

Kegiatan ekstrakurikuler, seperti kitab kuning, pengajian ruhiah, pramuka plus camping, olahraga (KOSN), KSN, FLS2N, literasi, pidato tiga bahasa, pertanian, memanah, metode pengajaran dengan memanfaatkan multimedia, praktek dan teori sistem moving class.

Sementara sarana dan prasarana, Ruang Kelas Belajar (RKB), asrama lengkap MCK, mushalla, dapur umum, toko pelajar, lahan pertanian, kolam perikanan, lahan peternakan, aula pertemuan dan lapangan olahraga.

BACA JUGA:   BPBD Agara: Lima Desa Terendam Banjir

Optimis sarana prasarana mendukung, ditargetkan tahun pelajaran 2023 ponpes ini mengasuh 60-an santri. “Saat ini belasan santri tingkat tsanawiyah diasuh lima guru,” tandasnya menambahkan, Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, SE turun ke sana belum lama pada momen sosialisasi pupuk organik kepada warga Desa Suka Makmur dan para santri sekaligus meninjau ponpes.***

 

Penulis   : Khairul

Editor    :