Nanggroe Aceh

Akibat Luapan Air Sungai, Bronjong Pertahanan Kampung Pulo Gelime Ambrol

×

Akibat Luapan Air Sungai, Bronjong Pertahanan Kampung Pulo Gelime Ambrol

Sebarkan artikel ini


IG.NET, GAYO LUES – Bronjong pertahanan kampung atau rumah warga di Desa Pulo Gelime Kabupaten Gayo lues ambrol (longsor) setelah hantaman luapan air sungai Kuala Tripa. Akibatnya rumah warga terancam amblas ke arah aliran sungai, Jum’at 4 Februari 2022.

 

Ambruknya bronjong penahan rumah itu membuat warga dan pemilik rumah, Jailani, 41 tahun mengaku panik. Bronjong yang ambruk adalah pertahanan Kampung Pulo Gelime yang selama ini diandalkan sebagai pertahanan kampung, imbuhnya.

BACA JUGA:   Tingkatkan Kesadaran Dan Keselamatan Bagi Pengendara, Kapolres Andy S Turun Ke Jalan

 

Sementara Lahad, 36 tahun mengatakan peristiwa itu terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan hulu sungai Kuala Tripa selama beberapa hari ini. “Akibat debit air meningkat dan menghamtam pondasi bronjong yang ambruk. peristiwa itu meyebabkan dua rumah warga berada bantaran sungai terancam ambrol ke arah sungai.” Kata Lahad.

BACA JUGA:   Sat Lantas Polres Aceh Utara, Jamin Arus Balik Idul Fitri Lancar

 

Foto : Bronjong pertahanan kampung di Desa Pulo Gelime Kabupaten Gayo lues ambrol (longsor) setelah hantaman luapan air sungai Kuala Tripa

 

Tempat terpisah, Pengulu Kampung Pulo Gelime Syaripuddin, saat dihubungi mengatakan kami selaku pemerintahan Desa Pulo Gelime beserta seluruh masyarakat disini sangat berharap kepada Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh dan Pemerintah Pusat melaui dinas terkaitnya agar secepat mungkin turun ke tempat kampung kami. “Sebab apabila hal ini diperlambat, maka kampung kami sangat terancam tergerus air Kuala Tripa,” pinta pengulu Syaripuddin.

BACA JUGA:   Arus Balik Penyeberangan Pelabuhan Ulee Lheue Aman-Lancar

 

Kata dia, kami dalam waktu dekat ini akan mengadakan rapat umum di desa ini. Tujuannya untuk membuat usulan pembangunan pertahanan kampung atau perehapan ke pemerintah secara tertulis dengan disetujui oleh semua tokoh masyarakat, tutup Syaripuddin.***


Penulis : Edi Sutami
Editor : Vid